Breaking News:

Polres Sukabumi Kota Amankan 20 Pohon Ganja, Ditanam di Lereng Gunung Gede Pangrango

Jajaran Mapolres Sukabumi Kota mengamankan 20 pohon ganja yang ditanam di lereng bukit hutan Gunung Gede Pangrango

tribunjabar/fauzi noviandi
Polres Sukabumi Kota Amankan 20 Pohon Ganja, Ditanam di Lereng Gunung Gede Pangrango 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Jajaran Polres Sukabumi Kota mengamankan 20 pohon ganja yang ditanam di lereng bukit hutan Gunung Gede Pangrango Goalpara, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabum.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, menjelaskan, pengungkapkan sebanyak 20 pohon ganja tersebut berasal dari pengembangan kasus sebelumnya. Dan penangkapan dua orang tersangka pemakai dan pengedar narkoba jenis ganja.

"Sebanyak 20 pohon ganja, dengan berkukuran tinggi sekitar 50 hingga 60 centimeter ditemukan dan tertanam di lereng bukit hutan Gunung Gede Pangrango Goalpara," katanya saat di Konfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (22/11/2020).

Pengungkapan 20 pohon ganjang yang segaja ditanam tersebut lanjut dia, merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya, dari beberapa tersangka yang terlibat.

"Awalnya petugas berhasil mengakap tiga tersangka lainnya serta mengamankan beberapa barang bukti berupa ganja kering dari tangan pelaku," katanya.

Baca juga: Pemain Muda Persib Bandung Ini Hanya Duduk di Pinggir Lapangan, Begini Perkembangan Cederanya

Menururnya, tiga orang pelaku yang sudah diamankan yaitu, AB (38) warga kampung bojongsari Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, barang bukti ganja kering sebanyak 24,4 gram dan TS (38) asal kampung Gundawang Desa Pasirhalang Kecamatan Sukaraja dengan barang bukti Ganja kering seberat 72,4 gram.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan kedua pelaku itu, keduanya mendapatkan ganja kering tersebut dari JD yang saat ini masih menjadi daftar pencarian orang (DPO). Tersangka diketahui tinggal di kampung Cisarua Desa Cisarua Kecamatan Sukaraja," ucapnya.

Sumarni mengatakan, atas perbuatannya, kedus pelaku dikenakan pasal 111, 1, 114, Undang-undang noer 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara maksima hukuman mati.

"Sedangkan untuk pelaku yang masih buron hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas, semoga pelaku bisa segera tertangka," katanya.

Baca juga: Daniel Mutaqien Syafiuddin Positif Covid-19, Taufik Hidayat Debat Sendiri di Pilkada Indramayu 2020

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved