Breaking News:

Kronologi Penemuan Uang Rp 23 Juta Hanyut di Saluran Irigasi, Warga Ragu Untuk Menggunakannya

Warga Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Batang, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan uang di saluran irigasi.

Istimewa/YouTube Tribun Jateng
uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu yang ditemukan di saluran irigasi 

TRIBUNJABAR.ID - Warga Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Batang, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan uang di saluran irigasi.

Uang yang jumlahnya tidak sedikit itu hanyut terbawa aliran air hingga ke area pesawahan.

Dikutip dari Tribun Jateng, uang tersebut ertama kali ditemukan oleh petani, Jumat (20/11/2020) pagi hari.

Uang tersebut terdiri atas pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Jumlah uang ditemukan tidak main-main. Salah satu petani mengumpulkan Rp 10 juta.

Baca juga: Misteri Ceceran Uang di Irigasi Persawahan Desa Plumbon, Terseret Aliran & Sudah Dipungut Rp 23 Juta

Baca juga: Info Lowongan Kerja PPNPN di Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Terbuka Buat Lulusan D3 dan SMA/SMK

Total uang yang ditemukan kurang lebih Rp 23 juta.

Uang tersebut dalam kondisi baik namun basah karena ditemukan di saluran irigasi.

Ilustrasi uang.
Ilustrasi uang. (Pixabay.com)

Asal usul uang hanyut itu masih menjadi misteri.

Kabar penemuan uang dengan jumlah fantastis itu menyebar.

Setelah mengetahui temuan uang itu, warga lainnya ikut mencari uang yang hanyut.

Mereka menyusuri areal pesawahan dan pemakaman dari pagi hingga malam hari.

Kejelasan pemilik uang yang ditaksir totalnya Rp 100 juta itu masih misteri.

Menurut Nur Khamid, satu dari sejumlah petani yang mendapatkan uang tersebut, lembaran uang Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu itu seolah hanyut terbawa aliran air.

"Awalnya saya hanya menemukan Rp 100 ribu.

Saat itu saya hendak membersihkan aliran irigasi di ladang," katanya kepada Tribunjateng.com di rumahnya.

Dia semula menganggapnya sebagai uang seseorang yang jatuh dari kantong ketika berjalan di sekitar aliran irigasi.

warga mencari uang yang terbawa aliran air di saluran irigasi
warga mencari uang yang terbawa aliran air di saluran irigasi (YouTube/Tribun Jateng)

Betapa terkejutnya Nur Khamid ketika ada sejumlah lembar lain yang mengapung-apung di aliran irigasi.

"Uangnya tidak cuma basah, ada yang terkena lumpur.

Satu per satu saya pungut di sepanjang aliran irigasi.

Saya kumpulkan, ternyata jumlahnya banyak," paparnya.

Bukan hanya Nur yang menemukan lembaran uang tersebut.

"Banyak (orang) yang mendapatkan namun jumlahnya saya tidak tahu.

Kalau saya hampir Rp 10 juta," jelasnya.

Uang yang dipungut itu dia bawa ke rumah untuk dibersihkan.

Nur Khamid ragu untuk membelanjakan uang temuannya.

"Saya jemur di dapur supaya kering.

Uang tersebut belum saya gunakan untuk membeli barang, saya simpan.

Siapa tahu pemiliknya mencari uang tersebut," jelasnya.

ilustrasi uang
ilustrasi uang (Pixabay)

Agus Arjito, Kepala Desa Plumbon, menuturkan para petani mendapati uang tersebut mulai pukul 05.00 WIB.

"Setelah itu, warga beramai-ramai mencari uang lain di areal persawahan.

Bahkan sampai menjelang petang baru pulang ke rumah," kata Agus.

Dia sempat membawa contoh uang tersebut ke kantor BRI di dekat balai desa.

Pegawai bank yang memeriksanya memakai alat deteksi menyatakan uang tersebut asli.

"Uang itu asli bukan uang palsu.

Total uang yang bisa kami data di angka Rp 23 juta, itu belum yang ditemukan warga lain.

Kami baru mendata 12 petani yang pertama kali menemukan uang tersebut," imbuhnya.

Pemerintah Desa Plumbon sudah berkoordinasi dengan desa di sekitanya mengenai uang tersebut.

"Sejauh ini tidak ada yang merasa kehilangan uang, apalagi jumlahnya puluhan juta," tambahnya.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved