Breaking News:

Indonesia Belum Selesai Hadapi Gelombang I Covid-19? Ini Kata Epidemiolog

Penambahan kasus yang mencapai rekor baru di Indonesia itu disebabkan antara lain masih banyaknya keramaian atau kerumunan orang di tengah pandemi

ISTIMEWA
ilustrasi covid 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus baru disejumlah daerah masih terus ditemukan, bahkan ada daerah yang kasusnya meningkat.

Selain itu, kasus Covid-19 di lingkup keluarga juga masih ditemukan.

Dengan kondisi tersebut, membuktikan penularan Covid-19 di Indonesia masih cukup besar dan salah satunya karena masih banyak masyarakat yang mengindahkan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Satgas Covid-19 Gandeng PKK Kampanyekan Protokol Kesehatan

Dikutip dari Kontan.Id,  pemerintah diharapkan tidak melakukan tebang pilih atau diskriminatif dalam menangani Covid-19 di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman. 

Pernyataan Dicky tersebut untuk menanggapi penambahan kasus Covid-19 sebanyak lebih dari 5.000 kasus per hari dalam dua hari terakhir, yaitu Jumat (13/11/2020) dan Sabtu kemarin.

Menurut dia, penambahan kasus yang mencapai rekor baru di Indonesia itu disebabkan antara lain karena masih banyaknya keramaian atau kerumunan orang di tengah pandemi. 

 Dia mengatakan, siapa saja, utamanya pemerintah, atau tokoh publik bertugas untuk mencegah keramaian massa.

Baca juga: 14 Santri Dan 29 Warga Kota Sukabumi Terpapar Covid-19, Para Santri Tanpa Gejala, Ini Upaya Dinkes

Dia berharap agar pemerintah benar-benar menyikapi secara serius kasus Covid-19 di Indonesia.

"Pengendalian terhadap atau pembatasan terhadap keramaian massa itu juga tidak boleh tebang pilih. Harus tegas, jelas, harus siap. Tidak hanya melarang demo saja, dan lainnya, termasuk juga pilkada (pemilihan kepala daerah) itu dalam kategori keramaian ini," kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Minggu (15/11/2020). 

Halaman
12
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved