Breaking News:

10 Penambang Tasikmalaya Tertimbun Longsor di Kalteng, Tiga Sudah Ditemukan Meninggal

Sebanyak 10 penambang emas asal Kabupaten Tasikmalaya yang tertimbun longsor di Kutawaringin Barat, Kalteng, masih terus dicari tim SAR setempat.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
ILUSTRASI: Tambang emas di Kabupaten Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sebanyak 10 penambang emas asal Kabupaten Tasikmalaya yang tertimbun longsor di Kutawaringin Barat, Kalteng, masih terus dicari tim SAR setempat.

Ke-10 korban yang tertimbun longsor, Rabu (18/11/2020), terdiri dari sembilan orang berasal dari Kecamatan Salola dan seorang lagi dari Kecamatan Tanjungjaya.

"Sejauh ini dikabarkan baru tiga orang jasadnya ditemukan. Tujuh lagi masih dalam pencarian," kata Camat Salopa, Fuad, Sabtu (21/11/2020) sore.

Baca juga: Jumlah Kasus Positif Covid-19 Kota Tasikmalaya Kembali Melonjak, Ada Penambahan Lebih dari 50 Orang

Baca juga: Kisah Penambang Batu di Cimenyan Kabupaten Bandung, Kerja Keras Hanya untuk Meraih Rp 150 Ribu

Ketiganya masing-masing Yuda (26) warga Kampung Nangerang, Desa Mulyasari, Salopa, Rana Solihat (20) warga Kampung Cileunca, Desa Cikeusal, Tanjungjaya dan Nur Hidayat (28) warga Kampung Cikasungka, Desa Mulyasari, Salopa.

Namun, lanjut Fuad, ketiga korban dengan pertimbangan lokasi geografis serta jarak tempuh ke Tasikmalaya yang dilakukan pemerintah setempat, ketiga jenazah dimakamkan di sana.

"Saya sendiri belum mendapat kabar secara resmi. Tapi katanya dimakamkan di sana," ujar Fuad.

Fuad menambahkan, pihak keluarga korban dalam kondisi syok dan berduka. "Setiap ada informasi sekecil apa pun langsung kami sampaikan ke keluarga," katanya. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved