Breaking News:

Genjot Sektor Investasi, Pemprov Jabar Berupaya Pulihkan Perekonomian Akibat Pandemi

Minat perusahaan global dan nasional untuk melakukan investasi di Jawa Barat masih sangat tinggi meski pandemi Covid-19

tribunjabar/syarif abdussalam
ILUSTRASI: Gedung Sate, Kamis (13/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Minat perusahaan global dan nasional untuk melakukan investasi di Jawa Barat masih sangat tinggi meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Hingga akhir 2020 diperkirakan angkanya mencapai Rp 380 triliun. 

Bila sebagian dari total investasi itu pengerjaannya diberikan kepada pengusaha lokal, maka dunia usaha Jabar akan kembali tumbuh.

Angka komitmen investasi tersebut hasil dari diselenggarakannya West Java Investment Summits (WJIS) 2020 di Kota Bandung. Angka tersebut menimbulkan harapan akan pemulihan masa depan perekonomian Jabar di masa mendatang.

Baca juga: Shizuoka Prioritaskan Investasi di Jabar, Matsunaga Shohei Jadi Duta Persahabatan Jabar-Shizuoka

Baca juga: Jaswita Jabar Tandatangani MoU dengan Mitra Strategis, Tawarkan Empat Proyek Investasi di WJIS 2020

“Kita berharap 10-20 persen dari proyek investasi itu dikerjakan oleh pengusaha lokal dan regional Jabar sehingga mereka bisa recovery dan perekonomian kota kabupaten di Jabar akan bisa tumbuh,”ujar  Ketua Harian Komite Pemulihan Ekonomi Jabar Ipong Witono melalui siaran digital, Kamis (19/11/2020).

Saat ini, menurut Ipong, sebanyak 1.983 perusahaan dengan jumlah buruh 111.985 orang terdampak COVID-19.

Dari jumlah tersebut 983 perusahaan merumahkan karyawannya dengan jumlah 80.138 pekerja, dan 460 perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 19.089 pekerja.

Namun demikian, pada triwulan keempat diharapkan ekonomi Jabar akan segera pulih karena adanya beberapa peluang pertumbuhan.

Adanya beberapa proyek strategis seperti Pelabuhan Patimban di Subang dan juga pengembangan kawasan ekonomi khusus Rebana bisa memberikan pertumbuhan ekonomi yang bagus untuk daerah.

Hanya saja, pengusaha lokal harus  bisa terlibat dalam pengerjaannya sehingga berkontribusi pada perekonomian Jabar yang saat ini tengah mengalami kontraksi cukup dalam.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved