Breaking News:

2 Tahun jadi Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika Minta Warga Paham Saat Ini Sulit karena Pandemi

Selama dua tahun Anne Ratna Mustika menjabat sebagai Bupati Purwakarta, ia mengaku masih banyak pekerjaan rumah

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Selama dua tahun Anne Ratna Mustika menjabat sebagai Bupati Purwakarta, ia mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan. Selama dua tahun ini pula, wanita yang akrab disapa Ambu ini terjun menemui warganya di 17 kecamatan. 

Menurut Anne Ratna, ia selama dua tahun menyapa dan menemui warga mengetahui apa yang diinginkan dan diharapkan mereka, sehingga harapan dan keinginan warga itulah yang menjadi dasar dalam setiap kebijakan yang diambil terutama untuk pembangunan Kabupaten Purwakarta.

"Kendalanya itu ialah harapan atau keinginan warga yang tak bisa terakomodir terutama masalah anggaran yang terbatas. Lalu, kendala lain karena tak sinkronnya dengan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan secara sistem kami tak bisa akomodir," ujarnya, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Spanyol Cukur Jerman, Pemain Barcelona Ini Seakan Balaskan Dendam atas Kekalahan Telak dari Muenchen

Anne Ratna juga meminta pengertian dan pemahaman dari warga ketika ada harapan atau keinginan yang belum tercapai. Ketika disinggung terkait dua tahun yang dia alami, Anne Ratna mengaku diluar dugaan saat ini ada bencana non alam pandemi Covid-19 sehingga sulit untuk menyerap anggaran. 

"Hampir 50 persen anggaran terefokusing sehingga pembangunan jadi terhambat. Ini membuat ada warga meragukan kemampuan saya mengelola Purwakarta karena merasa pembangunan lambat berbeda saat masa Kang Dedi Mulyadi yang dirasa cepat pembangunan infrastrukturnya," ujarnya seraya menyebut pihaknya tengah membangun mal pelayanan publik agar bisa terasa manfaatnya.

Selanjutnya, saat ditanya terkait kegiatan gempungan yang biasa dilakukan di masa pemerintahannya, Anne Ratna mengaku program tersebut sangatlah bermanfaat untuk memudahkan warga utamanya warga pelosok dalam mengurus surat administrasi.

"Tapi, karena Covid-19 jadinya gempungan ini tak bisa dilakukan. Semoga 2021 bisa digelar lagi," katanya.

Baca juga: Jose Mourinho Pernah Bicara soal Paul Pogba: Lebih Mementingkan Timnas Prancis daripada Man United

Selanjutnya, Anne Ratna juga mengaku Pemkab Purwakarta bakal prioritas membangun jalan di lingkar barat dan timur. Anne Ratna menyebut jalur lingkar barat dan timur mesti dilakukan betonisasi, namun anggaran yang diperlukan cukuplah besar.

"Kami juga prioritaskan jembatan penghubung untuk wilayah Parungbanteng dan Sukamukti, sebab warga Parungbanteng dan Sukasari dimudahkan lewat Sukamukti untuk ke pasar tradisional. Kalau itu terhubung maka secara ekonomi bisa meningkat dan kebutuhan pokok pun nanti akan terjangkau," ujarnya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved