Breaking News:

Virus Corona di Jabar

7 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah, Tiga di Antaranya Menggelar Pilkada

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan ada penambahan zona merah dalam jumlah signifikan pasca-libur panjang akhir Oktober lalu

Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa (17/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat kini berstatus zona merah atau tercatat sebagai kawasan berisiko tinggi penyebaran Covid-19. Padahal pada pekan sebelumnya, hanya terdapat tiga zona merah di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan ada penambahan zona merah dalam jumlah signifikan pasca-libur panjang akhir Oktober lalu. Hal ini pun ditindaklanjuti dengan penanganan secara terfokus di titik-titik penyebaran Covid-19

Sebelumnya pun, dilakukan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Mikro atau PSBM di tingkat desa atau kawasan penyebaran Covid-19. Hal ini terbukti berhasil menurunkan angka positif Covid-19.

Baca juga: Dua Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia, Kasus Positif Hampir Tembus 1.300 Orang

"Ini mohon diwaspadai buat wilayah wilayah zona merah. (1) Kabupaten Bekasi, (2) Kabupaten Karawang, (3) Kabupaten Purwakarta, (4) Kabupaten Tasikmalaya, (5) Kabupaten Bandung, (6) Kota Bekasi, dan terakhir (7) Kota Cimahi, masuk lagi ke zona merah," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini di Markas Kodam III Siliwangi, Selasa (17/11).

Emil mengatakan Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Karawang, adalah tiga daerah yang melaksanakan Pilkada 2020, bersamaan minggu ini mengenyam status zona merah

"Jadi itu harus kita waspadai, tolong diingatkan kepada kepala daerah dan juga masyarakatnya," katanya.

Di sisi lain, katanya, Kota Bekasi menjadi kawasan yang walaupun zona merah, kinerja pemerintahnya luar biasa menangani Covid-19 sehingga menempati urutan pertama pemerintah terbaik dalam penanganan Covid-19. Di peringkat kedua ada Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang. 

Baca juga: Wajib Punya, Active Speaker Ini Bisa Support Gitar dan Keyboard

"Libur panjang memang memberikan dampak, tapi sedikit. Berita kenaikan kasus di libur panjang kemarin ini tidak setinggi kenaikan waktu libur panjang Agustus," katanya.

Di sisi lain, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jabar, katanya, meningkat dari 73 persen menjadi 76,9 persen. Pengetesan sudah mencapai 592.000 orang secara PCR, kemudian angka kematian makin turun dari 1,9 persen menjadi 1,8 persen. Namun, penggunaan ruang-ruang perawatan sudah melewati batas psikologis, sekarang ada di angka 66 persen.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved