Persib Bandung
Tim Sports Science Persib Lakukan Monitoring Latihan Seluruh Pemain Untuk Cegah Cedera
Tim pelatih Persib Bandung saat ini tengah menerapkan beberapa program latihan mandiri untuk para pemainnya.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim pelatih Persib Bandung saat ini tengah menerapkan beberapa program latihan mandiri untuk para pemainnya.
Program tersebut diterapkan seusai Persib Bandung meliburkan timnya karena adanya penundaan kembali Liga 1 2020.
Para pemain Persib Bandung direncanakan akan kembali berkegiatan bersama pada bulan Januari 2021.
Baca juga: Pemain Asing Persib Bandung Ini Akan Pulang ke Negaranya, Bawa Oleh-oleh Spesial
Baca juga: Kesan Febri Hariyadi Mencicipi Roti Khas Jerman yang Dijual Kim Jeffrey Kurniawan
Pasalnya manajemen dan juga tim pelatih bersepakat bahwa tim akan diliburkan selama dua bulan.
Agar para pemain tetap terpantau kondisinya, tim Sports Science Persib Bandung turut turun tangan.
Divisi yang dipimpin Alvin Wiharja ini terus melakukan monitoring latihan seluruh pemain setiap hari.
Program tersebut ditujukan untuk pencegahan cedera, dan setiap harinya dilakukan evaluasi terhadap pemain.
Jika nantinya ternyata pemain mengalami hambatan pada latihan, maka program tersebut akan disesuaikan kembali.
"Akan dievalusi bagaimana latihannya, kemudian tekniknya sudah sesuai atau belum. Program yang kami lakukan ini pemain bisa atau ada hambatan tidak. Kalau ada hambatan, nanti akan kami sesuaikan lagi programnya," katanya seperti dikutip dari laman resmi klub, belum lama ini.
Sebelumnya, divisi Sports Science telah melakukan identifikasi untuk meneliti kelemahan dan potensi seluruh pemain.
Dari situ Alvin Wiharja bersama timnya yang lain membuat sebuah program untuk para pemain Persib Bandung.
Program tersebut berisikan tentang solusi dari identifikasi yang telah dilakukan.
"Kita tahu kira-kira apa kelemahan dan potensinya. Ada program latihan yang bisa dipraktekkan menjadi lanjutan program sebagai solusi dari identifikasi yang sudah dilakukan," ujarnya.