Breaking News:

Cuitan Polda Metro Diserbu Netizen, Merisak, Kecewa Polisi Tak Beraksi Lihat Keramaian Habib Rizieq

Sebuah unggahan di akun Twitter Polda Metro Jaya diserbu netizen yang kesal.

Editor: taufik ismail
Twitter TMC Polda Metro Jaya
Tangkapan layar unggahan di Twitter TMC Polda Metro Jaya mengenai protokol kesehatan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Gara-gara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, akun Twitter Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro diserbu netizen.

Mereka membully atau merisak salah satu unggahan atau cuitan di akun Twitter tersebut.

Cuitan yang menjadi sasaran netizen adalah mengenai imbauan Polda Metro Jaya untuk mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Kasus Prostitusi Online Diungkit Lagi, Nikita Mirzani Mengaku Tak Laku karena di Tubuhnya Ada Ini

Baca juga: Foto Pernikahan Sule-Nathalie Holscher, Si Bungsu Nyempil Duduk di Pelaminan, Anak Terlihat Bahagia

Tak hanya itu, di dalam cuitan itu juga disertakan nomer telepon untuk melakukan pengaduan jika ditemukan pelanggaran protokol kesehatan.

"Laporkan kepada kami jika menemukan kerumunan orang melanggar protokol Covid-19. Bisa menghubungi ke nomor kami +6282216666911," tulis @TMCPoldaMetro pada 24 September 2020.

Laporkan kepada kami jika menemukan kerumunan orang melanggar protokol Covid-19. Bisa menghubungi ke nomor kami +6282216666911 pic.twitter.com/LPSVjsO2xn — TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) September 24, 2020

Unggahan itu menjadi sasaran bullying karena berkaitan dengan kerumunan yang ditimbulkan selepas Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali ke Jakarta dari Arab Saudi pada Selasa (10/11/2020).

Terakhir, kerumunan terjadi ketika Habib Rizieq menikahkan putrinya.

Di tengah pandemi Covid-19, orang dibatasi untuk berkumpul.

Namun, aturan itu tidak berlaku untuk massa yang menyambut Rizieq pada Selasa silam, juga sewaktu acara yang melibatkan Rizieq pada Jumat dan Sabtu kemarin.

Tak ayal, hingga Minggu (15/11/2020) malam WIB, unggahan soal imbauan Polda Metro Jaya tersebut mendapat lebih dari 1.800 komentar, 1.700 retweet, dan 825 like dari warganet di Twitter.

Berikut beragam komentar dari warganet di Twitter:

"Maaf, mau tanya. Apa twit ini masih berlaku? Apa berlaku untuk semua warga? Apa laporan yang masuk dibaca? Apa tujuan sarana pelaporan ini?" cuit @Agumovic.

"Macam benar aja pak polisi. Di TV banyak diberitakan kok tapi ga ada polisi yg membubarkan kerumunan orang yg melanggar protokol Covid-19. Atau pilih kasih ya? Kami menunggu konsistensimu. Kami juga warga negara yang bayar pajak. Jangan biarkan kesemena-menaan ormas," tulis @hendrasembiring.

"Pak, tolong itu yang berkerumun merayakan kedatangan Rizieq Shihab, dan rencana pernikahan gimana jadinya? Itu bukan segerombol orang doang ngomong-ngomong, ratusan. Tolong ketegasannya dong Pak, jangan berat beban sebelah. Kasihan masyarakat," cuit @limejc.

Baca juga: Nikita Mirzani Kembali Kena Masalah, Dilaporkan ke Polisi, Ujaran Kebencian & Video Perkataan Porno

Baca juga: Robert Alberts Akui Pemain Asing Persib Bandung Berpotensi Hengkang

"Sedih, kesel liat beginian. Saya punya restauran sudah berdarah-darah survive untuk patuh protokol kesehatan Covid-19, karyawan harus terima nasib digaji 50%. Orang ini dengan seenaknya bikin acara pengumpulan massa tiap hari dan pemerintah malah mengakomodasi. Ini benar-benar tidak adil," tulis @wangi_mentik.

"Halah percuma.. Omong doang aja.. malu maluuu min.. Hapus aja tweetnya kalau nggak berani bertindak. Eh, tapi ini aturan dibuat kan emang untuk dilanggar ya min," cuit @Wahyundari4.

Polda Metro bungkam

Kompas.com telah beberapa kali bertanya soal kerumunan yang ditimbulkan kepulangan Rizieq Shihab kepada pihak Polda Metro Jaya, dalam hal ini Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus dan Dirlantas Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Namun, dari pagi hingga berita ini ditulis, keduanya masih bungkam.

Terhitung, sudah lima pesan dan empat panggilan masuk. Tetapi, belum ada respons.

Untuk acara Maulid Nabi dan resepsi pernikahan putri Rizieq Shihab kemarin yang juga mengundang kerumunan, Pemprov DKI Jakarta sudah menjatuhi sanksi berupa denda sebesar Rp 50 juta.

Denda itu disebutkan sudah dibayarkan pihak Rizieq kepada Pemprov DKI.

Namun, kerumunan yang terjadi pasca kepulangan Rizieq sebenarnya bukan kali itu saja terjadi.

Setidaknya ada dua kali kegiatan Rizieq yang mengundang kerumunan yakni saat kedatangannya dari Arab Saudi pada Selasa (10/11/2020) lalu di Bandara Soekaro-Hatta hingga di Petamburan, Jakarta Pusat.

Saat itu, simpatisan Rizieq menyambut di bandara hingga membuat bandara lumpuh total, jalan tol bandara macet parah karena banyak simpatisan yang parkir di badan jalan tol, hingga membuat Jalan KS Tubun ditutup karena tumpah ruahnya warga.

Kemudian pada Jumat (13/11/2020), Rizieq Shihab hadir dalam acara Maulid Nabi di Tebet, Jakarta Selatan. Istimewanya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria turut hadir dalam pertemuan yang juga mengundang kerumunan itu.

Pelanggaran protokol kesehatan pun terpampang jelas di hadapan Riza seperti banyak peserta yang tak disiplin memakai masker, apalagi menjaga jarak.

Baca juga: Joan Mir Tak Percaya Bisa Jadi Juara Dunia MotoGP 2020, Rider Pertama Suzuki yang Juara sejak 2000

Baca juga: WOW, Seekor Merpati Terjual dengan Harga Rp 26 Miliar, Pembelinya Masih Misterius

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kecewa Polisi Biarkan Keramaian Rizieq Shihab, Akun Polda Metro Jaya Diserbu Warganet".

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved