Breaking News:

Bantuan untuk Ormas Islam Minim, Dewan Desak Pemerintah Berikan Anggaran yang Layak

DPRD Kabupaten Majalengka, Asep Eka Mulyana meminta agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyampaikan data penerima hibah bantuan sosial.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Wakil Ketua DPRD Majalengka, Asep Eka Mulyana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

RIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Asep Eka Mulyana meminta agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyampaikan data penerima hibah bantuan sosial.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan Kajian Diskusi Pendidikan Politik Angkatan Muda Muhammadiyah Majalengka.

Asep menyampaikan, bahwa pihaknya ingin melihat sejauh mana perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka kepada organisasi masyarakat (Ormas) Islam yang notabene kepala daerah dalam hal ini adalah seorang tokoh agama.

Baca juga: Tidak Disiplin Terapkan Ini Saat AKB, Tempat Hiburan dan Perbelanjaan Bisa ditutup Kembali

Baca juga: Paslon Yessi Karya Lianti-Adly Fairuz Dapat Dukungan dari Ribuan Warga Batak di Karawang

"Saya sudah meminta TAPD agar menyampaikan data calon penerima hibah bansos. Saya ingin melihat seberapa besar perhatian pemerintah kepada ormas Islam. Sudah berapa besar implementasi visi Religius sebagaimana tercantum dalam visi Raharja melalui bantuan yang diberikan Pemerintah Daerah," ujar Asep kepada Tribuncirebon.com, Senin (16/11/2020).

Hal itu disampaikan Asep yang juga Ketua DPD Partai Golkar karena ada anggapan bahwa selama ini badan legislatif telah memangkas anggaran bantuan untuk ormas.

Lebih dari itu, sebagai pimpinan DPRD, Asep Eka Mulyana mengklarifikasi bahwa DPRD saat ini menginginkan adanya tambahan volume bantuan bagi organisasi masyarakat.

Dengan alasan bahwa penambahan itu, lebih efektif ketimbang pembangunan infrastruktur yang akhirnya seringkali mangkrak atau kualitasnya juga sangat rendah.

"Sudah saatnya kita serius memikirkan pembangunan mental spiritual. Sekaligus ingin mengklarifikasi, tidak benar jika ada anggapan bahwa DPRD yang memangkas anggaran bantuan untuk ormas, apalagi ormas Islam. Lebih baik menambah volume bantuan untuk ormas daripada dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang akhirnya banyak yang mangkrak atau kualitas-nya rendah," tegas dia.

Politisi Partai berlambang pohon beringin ini pun menambahkan, jika dilihat dari besar nilai bantuannya dibanding daerah lain, perhatian Pemerintah Daerah Majalengka lebih kecil pada ormas islam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved