Breaking News:

Perbarui Patokan Masker yang Tepat, Ini Kata CDC Soal Masker yang dilarang dipakai untuk Cegah Covid

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyebut masker tidak hanya melindungi orang lain, tetapi melindungi diri sendiri dari Covid-19

Twitter/Ridwan Kamil
ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Saat pandemi Covid-19 salah satu atribut yang tidak boleh tertinggal saat keluar rumah adalah masker.

Masker wajib dikenakan bila beraktivitas di luar rumah sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Namun perlu diketahui, masker yang digunakan juga bukan asal sekedar penutup hidung dan mulu saja.

Dikutip dari Kompas.Com, pedoman penggunaan masker selama wabah virus corona terus berubah.

Baca juga: Kolaborasi Bantu UMKM Saat Pandemi Covid-19

Terbaru, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyebut bahwa masker tidak hanya melindungi orang lain, tetapi juga melindungi diri sendiri dari risiko tertular Covid-19.

Dikutip dari CNN, Kamis (12/11/2020), CDC merubah dan memperbarui pedoman tentang penggunaan masker tersebut.

"Semakin banyak bukti bahwa masker bekerja dalam hal menurunkan risiko bagi semua orang," kata peneliti kesehatan lingkungan Harvard Joseph Gardner Allen, Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Jenis masker paling baik menurut CDC Menurut panduan CDC, masker kain dengan jumlah benang yang tinggi tampaknya menjadi pilihan yang sangat baik melindungi diri dari Covid-19.

"Carilah tenunan ketat dari 100 persen katun," tulis CDC.

Baca juga: Tak Lelah Sosialisasikan Cuci Tangan Pakai Sabun dan Kenakan Masker

Cara memastikan masker efektif? "Gunakan uji cahaya untuk memeriksa tenunan, jika Anda dapat dengan mudah melihat garis besar serat individu saat Anda mengangkat masker ke arah cahaya, kemungkinan itu tidak akan efektif," sebut CDC.

Halaman
123
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved