Senin, 13 April 2026

Hasil Uji Laboratorium Ceceran Hitam yang Cemari Pantai Indramayu Ternyata Bukan Minyak Mentah

PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan memastikan ceceran hitam yang mencemari objek wisata pantai

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ichsan
tribunjabar/handika rahman
Hasil Uji Laboratorium Ceceran Hitam yang Cemari Pantai Indramayu Ternyata Bukan Minyak Mentah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan memastikan ceceran hitam yang mencemari objek wisata pantai di Kabupaten Indramayu beberapa waktu lalu bukan berasal dari crude oil atau minyak mentah.

Hal tersebut disampaikan Manager Health, Safety, Security, and Enviroment ( HSSE) Pertamina RU VI Balongan Rakhmat Ibnas kepada Tribuncirebon.com, Rabu (11/11/2020).

Rakhmat Ibnas menyampaikan, kepastian tersebut dibuktikan setelah keluarnya pengujian laboratorium terhadap ceceran yang sebelumnya diambil untuk sampel.

"Dan setelah kita cek agak jauh dari produk ataupun bahan baku yang kita gunaan atau kita alirkan dari Singel Point Mooring (SPM) 17.500, ataupun SPM 15.500, maupun SPM 16.500 yang ada di fasilitas Pertamina RU VI Balongan," ujar dia.

Baca juga: Cak Imin Turun Gunung, Menangkan Pasangan Lepi-Gilar di Pilkada Cianjur 2020

Ada banyak parameter yang menjadi indikasi bahwa ceceran hitam kemarin bukan minyak mentah, mulai dari kandungan dan jenis dari ceceran tersebut.

Secara fisik, disampaikan Rakhmat Ibnas, perbedaan itu bisa juga dilihat dari sisi warna.

Setelah dipisahkan dari pasir pantai, ceceran itu tidak gelap dan cenderung berwarna kecoklatan.

Kendati demikian, ia belum bisa memastikan secara pasti ceceran apa yang membuat pantai di Kabupaten Indramayu tercemar sebanyak 2 kali dalam beberapa pekan terakhir.

Namun yang pasti, disampaikan Rakhmat Ibnas, ceceran itu bukan berasal dari SPM atau fasilitas penyalur minyak mentah milik PT Pertamina RU VI Balongan.

Baca juga: Terdampak Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM Karawang Banyak yang Daftar Program BPUM

Untuk lebih meyakinkan, PT Pertamina juga rutin mengecekan SPM yang berada di laut setiap harinya dengan patroli laut.

Di sana tidak ada kebocoran dan dalam kondisi baik.

"Kondisi SPM mulai dari pipa menuju kilang semuanya dalam kondisi baik, kita cukup optimis dengan kondisi ini. Kendati demikian, kita tetap akan rutin setiap hari melakukan pengecekan," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved