Kamis, 23 April 2026

Pengelolaan Pasar Baru Akan dilelang, Ini Kata Pengelola Lama Soal Pasar Baru Sepi Pembeli

Wali Kota Bandung Oded M Danial  mengatakan pengelolaan Pasar Baru sedang proses lelang.

Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/ Mega Nugraha
kawasan Pasar Baru di Jalan Oto Iskandardinata (Otista) Kota Bandung, Senin (28/9/2020) 

TRIBUNJABAR. ID,  BANDUNG- Wali Kota Bandung Oded M Danial  mengatakan pengelolaan Pasar Baru sedang proses lelang.

" Diharapkan pemenang lelang di  akhir tahun ini, sudah bisa diketahui, saat ini masih on progress, karena lelang itu tidak mudah, harus mempersiapkan dulu dokumen lelangnya," ujar Oded di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Selasa (10/11).

Menurut Oded,selain dokumen, , sumberda daya manusia dan tim seleksinya harus disiapkan.

Berdasarkan aturan dalam undang-undang, tim seleksi ini harus dari kalangan independen.

Baca juga: Warga Sukabumi yang ke Jakarta untuk Sambut Kepulangan Habib Rizieq Diimbau Tetap Terapkan Prokes

"Saya ngundang Pak Herry Dirut PD Pasar terkait lelang, menurutnya bulan November sudah selesai dan Desember ada pemenangnya," ujar Oded.

Sementara itu Humas PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Iqbal mengatakan bahwa pihaknya sudah berusaha semaksimal melayani para pedagang, karena menurutnya pedagang adalah mitra.

"Kami akui belum optimal karena banyak kendala, fasilitas  saat alih kelola, diwarisi bangunan cukup berumur dan perlu perbaikkan berikut dana cukup besar " ujar Iqbal.

Baca juga: Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman Perjuangkan Mama Kudang Menjadi Pahlawan Nasional

Sedangkan tingkat kolektibilitas pedagang untuk pembayaran service cas dan listrik berkurang hal ini harus jadi perhatian semua pihak tingkatkan kesadaran pembayaran iuran kewajiban operasional dan gedung.

Menurut  Iqbal, selama ini PD Pasar Bermartabat terus berusaha mempromosikan pasar baru tetapi seperti di ketahui promosi tidak bisa dilaksanakan maksimal karena pandemi covid-19.

Masih kata Ikbal PD Pasar  kepada para pedagang sebelumnya sudah banyak keringanan ataupun pengurangan.

Namun lagi lagi keseimbangan, dimasa pandemi global ini bersama saling bahu membahu bersinergis.

Baca juga: Kuliner Urban Ninja, Hadirkan Makanan Jepang dengan Saus Pedas Khas Richeese

"Perlu fasilitas, perlu perwatan dan sebagainya dan itu tidak bisa 100 persen di 0 persen kan, sama sama menyadari pandemi bukan keinginan,ujarnya.

Iqbal mengajak para pedagang merperbaiki kendala kondisi ini dari segi ekonomi karena  semua terdampak, mari bangkit bertahap berjenjang. Kita tidak diam tetapi memaksimalkan terus berusaha. 

Iqbal mengajak untuk melaksanakan pengawasan bersama terutama pengawasan masuknya gelandangan ke kios kios yang sudah tutup, diakui Iqbal pihaknya melakukan pengawasan namun dimasa pandemi ini belum maksimal. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved