Breaking News:

Bawa Sabtu 10 kg dari Riau ke Madura, Dijanjikan Rp 500 juta Tapi Keburu Disergap di Jabar

Polisi menyergap truk yang membawa sabu-sabu seberat 10 kilogram di Cikampek. Pelaku dijanjikan uang Rp 500 juta.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: taufik ismail
tribunjabar/mega nugraha
Sabu-sabu 10 Kg Dibawa Naik Truk dari Riau ke Madura, Keburu Disergap Polda Jabar di Ciikampek 2 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua pria asal Madura berinisial Ahd dan Om nekat membawa sabu-sabu seberat 10 kg lebih dari Kabupaten Kampar dengan mengendarai truk.

Niatnya sabu-sabu itu mau dibawa dan dijual di Bangkalan, Madura Jawa Timur. 

Namun, ‎saat masuk ke Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), anggota Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jabar keburu menyergapnya.

Bak truk digeledah namun tidak ditemukan.

Baca juga: Massa yang Sambut Habib Rizieq di Petamburan Dilarang Ambil Foto dan Video, Ini Alasannya

Belakangan, diketahui sabu-sabu itu disimpan di dalam ban serep yang ada di bawah bak truk.

"Barangnya dari Tiongkok. Ahd dan Am membawanya dari Kabupaten Kampar menuju Bangkalan, Madura. Tapi saat masuk Cikatama, anggota menyergapnya dan di bawah bak truk, ada ban serep. Di sana ditemukan 10 bungkus sabu-sabu dengan berat kotor 10 kg lebih," ucap Direktur Ditresnarkoba Polda Jabar, Kombes Rudy Ahmad Sudrajat di Mapolda Jabar, Selasa (10/11/2020).

Sabu-sabu 10 Kg Dibawa Naik Truk dari Riau ke Madura, Keburu Disergap Polda Jabar di Ciikampek
Sabu-sabu 10 Kg Dibawa Naik Truk dari Riau ke Madura, Keburu Disergap Polda Jabar di Ciikampek (istimewa)

Saat ini, tersangka berikut barang bukti sabu dan truk diamankan di Mapolda Jabar untuk kepentingan penyidikan.

Pengakuan keduanya baru sekali mengirim.

Baca juga: Bocah Ini Hidup Sendiri di Saung di Tengah Rawa dan Semak Belukar, tapi Tubuh dan Pakaiannya Bersih

Namun, penyelidikan polisi, keduanya sudah empat kali.

"Mereka berdua berstatus sebagai kurir. Mereka dijanjikan jika berhasil membawa satu bungkus sabu, diberi uang Rp 50 juta. Jika 10 bungkus, 500 juta. Hasilnya dibagi dua," ucap Rudy.

Keduanya dijerat Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 Undang-undang tentang Narkotika. Ancaman pidananya maksimal pidana mati, seumur hidup, 20 tahun penjara atau minimal 6 tahun.

Rudy Ahmad Sudrajat menerangkan, ada empat unit yang memantau pergerakan dipimpin Kasubdit 2, AKBP Herryanto setelah melakukan penyelidikan selama satu bulan. 

Polisi memantau mereka sejak dari Kampar. Satu tim memantau di Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Merak, Tol Jakarta - Cikampek.

"Saat di Gerbang Cikatama, anggota berkoordinasi dengan jajaran PJR Polda Jabar kemudian menyergapnya," ucap Rudy.

Baca juga: Sabu-sabu 10 Kg Dibawa Naik Truk dari Riau ke Madura, Keburu Disergap Polda Jabar di Cikampek

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved