Bukan Cuma Covid-19, Sudah Ratusan Orang Terjangkit Penyakit Ini di Kuningan, Warga Perlu Waspada
Masyarakat juga seharusnya memperhatikan pula penyakit lain yang bisa saja terjadi terutama di musim hujan seperti ini
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN – Pada saat pandemi Covid-19, warga memang harus memperhatikan kesehatan dan melalukan upaya pencegahan agar tidak mudah terinfeksi virus Corona.
Meski begitu, masyarakat juga seharusnya memperhatikan pula penyakit lain yang bisa saja terjadi terutama di musim hujan seperti ini, contohnya penyakit demam berdarah dengue atau BDD.
Penyakit ini bila tidak segera ditangani juga berbahaya karena bisa berujung pada kematian.
Baca juga: Tiga Daerah di Jawa Barat Berstatus Zona Merah Penyebaran Covid-19, Berikut Datanya
Di wilayah Kuningan, Jawa Barat, memasuki musim penghujan hingga Oktober lalu, tercatat sebanyak 231 orang tekronfirmasi kasus DBD.
Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Hj Susi Lusiyanti mengatakan, jumlah itu belum dipastikan bisa meningkat dalam laporan tahunan sekarang.
“Namun yang jelas kita gencar lakukan sosialisasi dan pencegahan terhadap penyebaran penyakit di lingkungan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Pandemi Covid-19, Warga Desa Ini Tetap Produksi Bungkus Gorengan, Pembelinya Dari Kota-kota Besar
Terlebih dalam memasuki musim penghujan seperti yang terjadi beberapa hari lalu.
Menurutnya, Kuningan termasuk daerah yang belum bebas DBD alias masih ditemukan kasus yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti tersebut.
Pihaknya mengaku terus mengingatkan kepada masyarakat upaya-upaya pencegahan penyakit DBD sekaligus pencegahan terhadap penyebaran covid-19.
Susi mengatakan, penyakit lain yang juga muncul di masyarakat pada saat musim penghujan ini antara lain batuk, pilek dan demam.
Baca juga: Habib Rizieq Shihab Tiba Besok, Ini Pesan Emil untuk Warga Jabar yang Menyambut ke Jakarta
Untuk lakukan pencegahan, pihaknya memberi pemahaman agar selalu menjaga kesehatan, tidak makan sembarang serta menerapkan pola hidup seperti memperhatikan makanan dengan asupan gizi yang cukup.
Selain itu, pecegahan dan tindakan lain melalui sosialisasi dan edukasi terhadap lapisan masyarakat.
“Kita juga lakukan penyemprotan asap pemusnah bibit penyakit DBD, ya dengan cara fogging tersebut,” ujarnya.
Sementara untuk data Covid-19 Kuningan per hari ini, Juru Bicara Tim Crisis Covid-19 Kuningan, Agus Maulidin mengatakan, untuk kasus suspek total ada sebanyak 2306 orang, dengan jumlah discarded ada 2268 orang dan masih dalam karantina ada sebanyak 38 orang.
“Untuk kasus terkonfirmasi total kasus 883 orang, Discarded ada 805 orang dan masih karantina ada 63 orang. Dalam kasaus ini, yang meninggal ada 15 orang, kemudian dalam kasus ini jenis kelamin dari Laki-Laki ada 649 orang dan Perempuan ada 234 orang,” katanya.
Baca juga: UMP Jabar Tidak Naik, Buruh Minta Bupati dan Wali Kota Jangan Takut Rekomendasikan Kenaikan UMK
Disamping itu, kata dia, untuk kasus kontak erat total ada 1123 orang dan discarded ada 1085 orang serta masih karantina ada 38 orang.
“Dalam kasus kontak erta ini di dominasi berjenis kelamin dari Laki-laki ada 610 orang dan Perempuan ada 513 orang,” katanya. (Ahmad Ripai)