Muhammad Farhan Menilai Proses Vaksinasi Covid-19 Bisa Memperbaiki Ekonomi Indonesia
Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mengatakan persiapan vaksinasi Covid-19 harus
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mengatakan persiapan vaksinasi Covid-19 harus dilaksanakan tanpa ada kesalahan. Vaksinasi jadi obat mujarab untuk perbaikan ekonomi Indonesia.
"Saya kira vaksin ini bukan obat ajaib seperti di film-film Hollywood. Kita harus memperhatikan masalah pelatihan dan pengadaan alat suntik dan penyertaannya untuk vaksinasi, distribusi dan logistik vaksin sampai ke seluruh pelosok Indonesia," ujar Farhan di Bandung, Jumat (6/11/2020).
Menurutnya, vaksinasi Covid 19 jadi penanganan ekonomi Indonesia di tengah pandemi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020 tercatat minus 3,4 persen, ada peningkatan dari kuartal II yakni minus 5 persen lebih. Meski ada pertumbuhan positif, kondisi itu masih belum dikatakan aman.
Meski begitu, ia menyebut ada hal yang menggembirakan untuk perbaikan ekonomi Indonesia. Yakni surplusnya perdagangan internasional.
Baca juga: Kabar Gembira di Akhir Pekan, Subsidi Upah Gelombang 2 Sudah Mulai Dicairkan, Bisa Cek Rekening
"IHSG yang trennya kembali naik dan penguatan nilai tukar rupiah di pasar uang. Namun secara umum perekonomian kita masih rentan (volatile)," katanya.
Distribusi vaksin dari pemerintah hingga ke tangan warga, menurut Farhan harus benar-benar dikawal ketat. Semua elemen harus memastikan tidak ada kesimpang siuran terjadi pada tataran pelaksanaan.
"Harapan terhadap vaksin memang tinggi. Dengan komitmen dari tiga perusahaan China dan kesediaan lembaga penelitian di Inggris untuk pengembangan dan produksi vaksin Covid-19, maka wajar jika vaksin ini menjanjikan penyelesaian," ucap dia.
Apalagi, kata dia, pandemi Covid 19 nyaris terjadi sepanjang 2020. Vaksinasi jadi jawaban untuk mengakhiri pandemi. Karena itu, proses vaksinasi harus berjalan dengan baik tanpa ada kesalahan.
"Maka kami tekankan agar, dalam kesempatan baik ini, Menkes diharapkan tidak membuat kesalahan dalam penanganan vaksin Covid 19. Menkes Terawan harus membuktikan. Karena kerja besar Menteri BUMN Erick Thohir dan ibu Menlu akan percuma jika Kemenkes gagal menjadi agen vaksinasi yang efektif," kata dia.
Baca juga: Ini Profil dan Perjalanan Karier Gisel, Namanya Trending karena Video Disebut Mirip Dirinya Viral
Saat ini, harapan untuk mengakhiri pandemi Covid 19 hanya bisa lewat vaksinasi. Vaksinasi yang berhasil, diyakini bakal memperbaiki ekonomi Indonesia.
"Jika poin itu bisa ditangani dengan baik, maka akan jadi momen kebangkitan ekonomi. Vaksinasi yang merata dan adil akan meningkatkan kepercayaan diri para pelaku ekonomi," katanya.