Breaking News:

Penanganan Virus Corona

Inovasi Saat Pandemi Covid-19, Politeknik Ini Ciptakan Alat Bantu Perbanyak ASI Bagi Ibu Nifas

Kebiasaan ibu pada masyarakat Batak Karo setelah melahirkan selalu ditutup menggunakan tikar agar keluar keringat.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pandemi Covid-19 jangan menjadi halangan bagi siapapun untuk tetap kreatif dan berinovasi.

Terlebih bila inovasi tersebut dapat bermanfaat bagi banyak orang disaat pandemi virus corona seperti saat ini.

Seperti yang dilakukan oleh perguruan tinggi dari Sumatera Utara ini yang telah menciptakan suatu alat yang bisa dimanfaatkan oleh ibu nifas atau ibu yang baru saja melahirkan.

Dikutip dari siaran pers Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Sabtu (7/11/2020), 

Baca juga: Hadapi Ancaman Krisis, Invetasi Tepat Bisa Jadi Pilihan, Ini Tips Investasi Saat Pandemi Covid-19

Politeknik Kesehatan Medan Program Studi Kebidanan menciptakan inovasi bernama Oukup Ibu Nifas.

Inovasi tersebut dipamerkan pada Edu Health Fair 2020 pameran pendidikan Poltekkes di Mal Taman Anggrek, Jakarta 5-6 November 2020.

Oukup merupakan sauna tradisional Suku Karo dari Sumatera Utara.

Berbentuk kotak dengan bagian dalam berbahan alumunium foil dan bagian luar dilapisi tikar.

Kepala Laboratorium Kebidanan Poltekkes Medan Dewi Meliasari mengatakan Oukup Ibu Nifas ini diadaptasi dari kebudayaan masyarakat Batak Karo.

''Bagian luar Oukup dilapisi tikar. Tikar ini merupakan benda yang melekat dengan kehidupan dan kebudayaan Batak Karo,'' katanya.

Baca juga: Penyakt Kulit Berikut Bisa Jadi Gejala Covid-19, Gejala Baru Corona Virus, Ini Penyebabnya

Dewi menceritakan kebiasaan ibu pada masyarakat Batak Karo setelah melahirkan selalu ditutup menggunakan tikar agar keluar keringat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved