Breaking News:

Ini Delapan Inovasi Jabar dalam Innovative Government Awards, dari Pikobar sampai Si Perut Laper

Ridwan Kamil mengatakan pihaknya terus mendorong lahirnya beragam inovasi demi merespons kebutuhan pelayanan publik

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memaparkan secara langsung delapan inovasi tata kelola pemerintahan daerah asal Jabar itu kepada para dewan juri IGA 2020 melalui konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (4/11). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Delapan inovasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ikut serta dalam ajang Innovative Government Awards (IGA) 2020 yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil memaparkan secara langsung delapan inovasi tata kelola pemerintahan daerah asal Jabar itu kepada para dewan juri IGA 2020 melalui konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Putus dari Salshadilla, Lutfi Agizal Baru Ungkap Tak Suka Sikap Iis Dahlia, Sering Ngomongin Orang

Delapan inovasi tersebut yakni: (1) Sistem Perencanaan dan Penganggaran yang Terintegrasi antara Pemerintah Daerah Provinsi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan Pemerintah Pusat (Si Rampak Sekar); (2) Tunjangan Remunerasi Kinerja (TRK); (3) Samsat Mobile Jawa Barat (Sambara); (4) Desa Digital; (5) Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan (Si Perut Laper); (6) Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar); (7) Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta); serta (8) Institut Pembangunan Jawa Barat (InJabar).

Dalam paparannya, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengatakan pihaknya terus mendorong lahirnya beragam inovasi demi merespons kebutuhan pelayanan publik kepada hampir 50 juta penduduk Jabar.

“Satu hal yang kami reformasi di Jawa Barat adalah setiap tahun kami meminta satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) memberikan satu inovasi. Ada 50 OPD, maka minimal setahun sekali saya memanen 50 inovasi,” kata Kang Emil melalui siaran digital, Kamis (5/11/2020).

“Beberapa inovasi yang akan kami tampilkan (di IGA 2020) adalah hasil buah panen sistem reformasi kami, bahwa masing-masing (OPD) bisa memberikan kontribusinya,” tambahnya.

Baca juga: Joe Biden Selangkah Lagi jadi Presiden AS, Update Terkini Penghitungan Suara Unggul 264 Trump 214

Kang Emil pun menjelaskan, inovasi bisa terwujud dari temuan masalah di lapangan. Untuk itu, ia getol meminta OPD di Jabar untuk melakukan observasi di lapangan, riset, dan memaparkan kepada dirinya.

"Sehingga setiap tahun kami memberikan Innovation Awards versi gubernur Jabar kepada para OPD,” tutur Kang Emil.

IGA oleh Badan Litbang Kemendagri RI sendiri bertujuan mengapresiasi inovasi pembangunan yang diterapkan oleh pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved