Breaking News:

Unjuk Rasa

VIDEO-Belasan Mahasiswa Pertanyakan Kenaikan Tunjangan DPRD Kota Sukabumi Ditengah Pandemi Covid-19

Belasan mahasiswa yang tergabung dalam himpunan progresif Sukabumi lakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi. Rabu (4/11/2020).

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam himpunan progresif Sukabumi lakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Sukabumi. Rabu (4/11/2020).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut sejumlah mahasiswa tersebut mendatangi DPRD Kota Sukabumi untuk mempertanyakan kenaikannya tunjangan anggota DPRD Kota Sukabumi ditengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan dilapangan, belasan mahasiswa itu mulai bergerak sekitar pukul 13.30 WIB, dan sempat menyampaikan aspirasinya didepan Balai Kota Sukabumi dengan pengawalan ketat pihak Kepolisian.

Sekitar pukul 14.00 WIB para pengunjuk rasa tersebut mulai mendatangi DPRD Kota Sukabumi dan diterima oleh dua orang anggota DPRD. Setelah melakukan beberapa orasi dihadapan anggota DPRD, belasan mahasiswa tersebut langsung dipersilahkan memasuki ruangan Paripurna untuk melakukan audiensi.

"Dalam aksi ini kami meminta DPRD dan Wali Kota Sukabumi untuk membatalkan kenaikan tunjangan transfortasi dan perumahan anggota DPRD dalam perubahan APBD 2020," kata Rayhan Koordinator aksi pada wartawan seusai melakukan audiensi.

Berdasarkan informasi yang didapat, tambah dia, saat ini kenaikan tunjangan anggota DPRD tersebut belum disahkan karena masih menunggu keputusan dari Wali Kota Sukabumi.

"Informasi yang kami peroleh kenaikan tunjangan transportasi sebesar Rp 700 juta dan tunjangan perumahan mencapai Rp 1,7 miliar. Selain itu kenaikan tunjangan tersebut sangat tidak wajar, karena disaat pandemi Covid, semua pihak tengah mengalami kesusahan, dan melebihi tunjangan dari Kota serta Kabupaten di Jawa Barat," katanya.

Ia menambahkan, oleh karena itu pihaknya mendesak Wali Kota untuk segera membatalkan kenaikan tunjangan anggota DPRD dalam anggran perubahan 2020. Dan lebih baik disalurkan pada masyarakat yang terdampak Covid-19. (*)

Penulis: Fauzi Noviandi
Video Production: Dicky Fadiar Djuhud

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved