Breaking News:

Libur Panjang dan Cuti Bersama Okupansi Hotel di Kota Bandung Meningkat Signifikan

Saat libur panjang pekan lalu ada peningkatan okupansi hotel di Kota Bandung.

TRIBUN JABAR / PUTRI PUSPITA NILAWATI
Ilustrasi hotel di Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Libur cuti bersama pekan lalu berdampak positif pada pertumbuhan pariwisata Kota Bandung di masa pandemi Covid-19.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan selama libur cuti bersama pekan lalu terjadi kenaikan okupansi hotel hingga 70 persen.

"Kalau dampak pendapatan, ini sangat menggembirakan, karena khusus di long weekend itu rata-rata di angka 70 persen angka okupansi, itukan membahagiakan," ujar Ema, saat ditemui di Pendopo, Kota Bandung, Rabu (4/11/2020).

Rincian angka kenaikannya, kata dia, baru dapat diketahui diakhir November, karena pajak tidak dapat dihitung harian atau mingguan.

"Nanti lihat real angkanya di akhir bulan, pajak tidak dapat dilihat harian tapi kumulatif di akhir bulan," katanya.

Kepala Bidang Pembinaan Jasa Pariwisata, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Edward Parlindungan menambahkan, berdasarkan data dari asosiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bandung dan Riung Priangan, dari 50 persen daya tampung yang diizinkan sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal) masih belum terisi seluruhnya.

"Okupansi hotel memang ada peningkatan dari 50 persen daya tampung sesuai perwal pada bulan September itu terisi di angka 43 persen, di hari libur itu 28-29 (Oktober) mencapai 60 persen dan puncaknya di 29-30 (Oktober) itu sampai 70 persen," ujar Edward.

Mengingat adanya pandemi Covid-19 ini, kata Edo, target capaian kunjungan wisatawan ke Kota Bandung pada 2020 ini pun ikut disesuaikan.

Namun, sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar sektor ekonomi dari jasa pariwisata dan hiburan ini akan terus didorong.

"Target awal kita itu 8,6 juta wisatawan ke Kota Bandung, akhirnya kita perbaiki karena kemarin 5 bulan tidak melaksanakan kegiatan. Jadi targetnya dirasionalisasi jadi 2,5 juta. Kemarin laporan sebelum liburan panjang itu sudah ada 1,5 juta wisatawan," katanya.

Baca juga: Long Weekend Lalu, Kunjungan Wisatawan ke Jabar Meningkat, Okupansi Rata-rata Hotel 55 Persen

Baca juga: Wisatawan Asal Bandung Reaktif Covid-19 saat Liburan di Indramayu, Belum Diswab Terlanjur Pulang

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved