Breaking News:

Startup Lokal Wajib Menang di Negeri Sendiri, Ini Bocoran yang Diberikan Direktur Digital PT Telkom

Menurut Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business PT Telkom, ada sejumlah penerapan strategi untuk dorong startup lokal jadi pemenang di negeri sendiri

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business PT Telkom 

Sementara strategi integrasi luring daring, menurut Fajrin, menjadi potensi besar karena startup luar belum tentu bisa menghadirkan presensi secara luring, secara kontinyu, sehingga peluang ini bisa dioptimalkan sekaligus menjadi pembeda.

Sementara strategi sinergi dengan sesama perusahaan lokal diarahkan ke yang memiliki ukuran besar.

Baik dari sisi jumlah pelanggan, penetrasi pasar, infrastruktur, dan lainnya namun belum memiliki penetrasi digital yang kuat.

"Startup lokal dapat menjadi mitra digital bagi perusahaan lokal tersebut. Hal ini tentu saja perlu dipersiapkan dengan matang sehingga menghasilkan kerja sama yang bersifat win-win," kata Fajrin.

Menurut dia, strategi ini harus dibangun dari tiga perubahan pola pikir. Pertama, learning/growth mindset yakni perubahan era digital yang berlangsung dengan cepat mengharuskan kita menguasai skill yang sesuai era tersebut.

"Skill teknis yang kita pelajari 10 tahun lalu bisa jadi kurang relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga kita harus terbuka untuk mau terus belajar agar tidak tergilas kemajuan zaman," katanya.

Kedua, collaborative mindset yakni kemampuan dan kemauan untuk dapat berkolaborasi di dalam tim maupun dengan tim lain bahkan organisasi lain, terlebih sebuah startup tidak mungkin menguasai seluruh bidang keahlian.

Sementara untuk yang ketiga adalah proses yakni adaptasi prosuder yang sesuai tren digital. Menurutnya teknologi canggih dan menyiapkan SDM yang andal akan percuma apabila tidak didukung prosedur yang sesuai.

Sebagai contoh, teknologi digital signature dapat berjalan efektif apabila SOP di dalam organisasi tidak mengharuskan penerapan tanda tangan basah di dalam dokumen resmi perusahaan

"Untuk yang terakhir adalah berfokus pelanggan. Ini berarti melihat sesuatu dari sudut pandang mereka atau mencoba duduk dari posisi mereka. Startup, terutama yang akan mendaftar Indigo, harus memahami siapa pelanggan mereka, berapa usianya, bagaimana keseharian dan lingkungan mereka," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved