Polresta Cirebon Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Besok, Hati-hati di Jalan Ya
Besok diprediksi akan menjadi puncak arus balilk yang melintas Tol Cipali.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon memprediksi puncak arus balik libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW terjadi Minggu (31/10/2020) besok.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, prediksi tersebut berdasarkan dimulainya kembali aktivitas perkantoran pada Senin (2/11/2020).
Karenanya, diprediksi volume kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta meningkat mulai Minggu pagi hingga malam.
"Diperkirakan besok puncak arus baliknya, karena Senin mulai masuk kantor setelah libur panjang," ujar M Syahduddi saat ditemui di GT Palimanan 4 Tol Palikanci, Kabupaten Cirebon, Sabtu (31/10/2020).
Baca juga: Kisah Pilot Cantik Diperistri Sang Pratu TNI, Tak Tertarik Disodori Gaji Tapi Lihat Modal Keyakinan
Syahduddi mengakui arus kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta mulai meningkat sejak Sabtu dini hari.
Namun, peningkatan volume kendaraan yang mengarah ke Ibu Kota tersebut belum terlalu signifikan.
Dari data pengelola jalan tol, jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta sejak Sabtu dini hari hingga siang mencapai 8 ribuan unit.
"Itu kendaraan yang melintas di jalur tol, kalau di jalur arteri pantura sebenarnya mulai meningkat juga," kata M Syahduddi.
Ia mengatakan, prediksi puncak arus balik libur panjang di jalur Pantura Kabupaten Cirebon terjadi mulai nanti malam.
Volume kendaraan yang melintasi Jalur Pantura Cirebin diperkirakan terus meningkat hingga Minggu malam.
Pihaknya juga telah menyiagakan personel untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat arus balik libur panjang kali ini.
Baca juga: Mulai Tadi Siang Kendaraan Besar Harus Keluar dari Tol Cipali, Senin Baru Boleh Masuk Tol Lagi
Baca juga: Viral Harley Davidson Oknum Anggota Klub Moge Bandung, Pengendara Ditahan karena Aniaya Anggota TNI