Penanganan Covid 19
Pemerintah Minta Warga Bersabar Terapkan Protokol 3M demi Akhiri Pandemi
Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat bersabar dan tetap mematuhi protokol kesehatan sambil menunggu vaksinasi Covid-19
Penulis: Arief Permadi | Editor: Arief Permadi
JAKARTA, TRIBUN - Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat bersabar dan tetap mematuhi protokol kesehatan sambil menunggu vaksinasi Covid-19 dilakukan secara massal di Tanah Air. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan sejumlah persiapan masih dilakukan oleh pemerintah.
Menurut Wiku, persiapan ini harus dilakukan secara matang. "Kami percaya bahwa vaksinasi yang sukses adalah aman dan efektif secara medis serta diikuti persiapan penyelenggaraan yang matang. Untuk itu kami harapkan masyarakat bersabar menanti proses vaksinasi dan tetap mematuhi protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan)," ujar Wiku dalam keterangan persnya yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/10/2020).
Persiapan tersebut, ujar Wiku, tak hanya soal logistik, tapi juga sumberdaya manusia (SDM) vaksinasi.
Menurut Wiku, Kementerian Kesehatan, juga terus melakukan persiapan prosedur untuk menjaga suhu vaksin atau cold chain agar kualitas dan efektivitas vaksin tetap terjaga.
Sejauh ini, ujarnya, rata-rata kesiapan cold chain yang berfungsi di Indonesia mencapai 97 persen.
Dari sisi SDM-nya, persiapan meliputi dokter umum, dokter spesialis, perawat dan bidan. Wiku mengatakan sebanyak 23.145 orang sudah dipersiapkan untuk bertugas sebagai vaksinator di puskesmas dan rumah sakit.
Wiku menegaskan semua kandidat vaksin yang ada masih dalam tahapan uji klinis fase 3. Pemerintah, kata Wiku, masih menunggu hasil uji klinis fase 3 ini serta transfer dokumen Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dianalisa.
Sejauh ini, dari 44 kandidat vaksin Covid-19 yang ada belum satu pun yang izin edarnya dikeluarkan BPOM.
Dalam diskusi daring bertajuk Pengawalan BPOM dalam Proses Penyediaan Vaksin Covid-19, Rabu (28/10/2020), Pelaksana tugas Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif Badan POM, Dra Togi J Hutadjujlu Apt MHA, mengatakan, untuk mendapatkan izin edar, vaksin harus melalui proses uji klinik. BPOM tak akan mengeluarkan izin sebelum vaksin terbukti aman.
Baca juga: BPOM Tegaskan Sampai Hari Ini Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Punya Ijin Edar
Hingga Kamis (29/10/2020), penambahan pasien baru Covid-19 masih terjadi di Tanah Air. Satgas Covid-19 mencatat, sebanyak 3.565 kasus baru terjadi, Kamis (29/10/2020). Dengan penambahan itu, total kasus Covid-19 di Tanah Air menjadi 404.048 kasus.
Kabar kembiranya, selama 28-29 Oktober 2020 juga terdapat penambahan 3.985 pasien sembuh. Penambahan ini membuat total kasus sembuh di Tanah Air menjadi 329.778 orang.
Di Jawa Barat, jumlah pasien Covid-19 sembuh juga terus bertambah. Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) mencatat, terdapat penambahan 492 pasien Covid-19 di Jabar dalam dalam 24 jam.
Ini membuat Jabar memempati urutan ketiga terbanyak jumlah pasien sembuh harian secara nasional. Penambahan ini juga membuat jumlah total pasien Covid-19 yang sembuh di Jabar menjadi 24.999 pasien.
Baca juga: Jabar Urutan Ketiga Jumlah Kesembuhan Terbanyak Pasien Covid, Jangan Kendor
Hal lain yang juga sangat menggembirakan, tak ada satu pun pasien Covid-19 di Jabar yang meninggal dunia dalam 24 jam. Sejak pandemi Covid-19 melanda Tanah Air, Maret lalu, total jumlah pasien Covid meninggal di Jabar sebanyak 714 orang, atau 0,05 persen dari total pasien Covid-19 secara nasional yang mencapai 13.701 orang, atau bertambah 89 dalam 24 jam.
Meski demikian, kewaspadaan tetap harus dipertahankan mengingat angka penambahan kasus Covid harian Jabar juga masih terbilang tinggi. Dalam 24 jam terakhir terjadi penambahan 459 kasus positif Covid-19. Penambahan ini membuat total jumlah pasien yang sudah terkonfirmasi positif di Jabar menjadi 35.607 orang. (*)
Catatan Redaksi
Tribun Jabar mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak). Bersama-sama kita lawan virus corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-tim-pakar-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-wiku-adisasmito-juru-bicara.jpg)