Breaking News:

VIDEO Banjir dan Longsor Landa 16 Desa di Ciamis, Bupati Tetapkan Tanggap Darurat Selama Tujuh Hari

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama tujuh hari.

Penulis: Andri M Dani | Editor: yudix

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menetapkan masa tanggap darurat  bencana banjir dan longsor yang melanda sembilan desa di Kecamatan Banjarsari dan tujuh desa di Kecamatan Banjaranyar, Selasa (27/10), selama tujuh hari.

“Kami menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor dengan skala prioritas penanggulangan bencana selama tujuh hari,” kata Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, pada Rakor Penanggulangan Bencana Longsor dan Banjir di Aula Kecamatan Banjarsari, Selasa (27/10) malam.

Rakor tersebut dihadiri Wabup Ciamis Yana D Putra, Kalak BPBD, Kadinkes, Kadinsos, Kadis PUPR, Satpol PP, Camat Banjarsari ,dan Camat Banjaranyar serta unsur relawan bencana.

Pada masa tanggap darurat penanggulangan bencana selama tujuh hari tersebut, menurut Herdiat, penyelamatan nyawa adalah hal prioritas melalui evakuasi korban saat kejadian, mengutamakan layanan kebutuhan dasar korban terdampak.

Di lokasi pengungsian ada dapur umum, posko kesehatan, sanitasi, dan ketersediaan air bersih.

Memang banyak kendala yang dihadapi petugas maupun relawan saat akan mengevakuasi korban.

Ada korban yang dengan sukarela mau dievakuasi, ada yang harus dibujuk dulu, tapi tak sedikit pula yang menolak untuk dievakuasi.

Pada rakor penanggulangan bencana banjir dan longsor di Banjaranyar dan Banjarsari tersebut, Herdiat menyebutkan kerusakan hutan di hulu sebagai satu di antara penyebabnya. Termasuk mendangkalnya alur Sungai Cikaso dan Sungai Ciputrahaji.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved