Breaking News:

Semangat DCM 2020, Ajak Generasi Milenial Berbisnis dengan Memanfaatkan Dunia Digital

Deni Abidin menuturkan bahwa semangat acara DCM 2020 salah satunya dilatarbelakangi kondisi ekonomi negeri yang terimbas Covid-19.

Tribun Jabar/ Kemal Setia Permana
Webinar Digital Creative Millenials (DCM) 2020 bertajuk "Pentingnya Transformasi Digital untuk Strategi Bisnis Online", Selasa (28/10/2020). 

Di masa pandemi Covid-19, kata Ria, Cotton Ink pun merasakan pembeli yang datang lebih banyak dari penjualan daring. Menurutnya, pelanggan lebih memilih belanja daring karena Covid-19," katanya.

Di acara yang sama, Co-Owner Lawless, Gofar Hilman, mengatakan bahwa dalam berbisnis, dirinya memanfaatkan komunitas untuk membuat brand Lawless makin tersohor.

"Ya jangan hitungan tahun, bulan, atau hari, hitungan jam saja tren orang bisa berubah. Ketika tren berubah drastis, ada dua pilihan, kita ikutin tren atau ciptain pasar, itu yang dilakukan Lawless dari awal. Jadi fanbase ini gunanya ketika tren berganti, si orang-orang ini tetap stay dan beli produk kita," katanya.

Gofar memandang bahwa apa yang hendak dilakukan seorang pengusaha harus didasari kepentingan branding.

Cara ini seperti dilakukannya di dunia media sosial sehingga meraup pamor seperti sekarang. Hal ini pun akhirnya berimbas pada dunia usahanya.

Baginya, di dunia serba digital seperti sekarang, membiasakan diri dengan platform digital sangat diperlukan.

"Banyak hal yang bisa kita lakukan di sosmed, sosmed itu seperti etalase dan bebas majangin apa buat ditonton orang," katanya. (*)

Baca juga: Masih Ada Jutaan Kuota BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Ini Cara Daftar dan Syarat-syaratnya

Baca juga: Jarang Tampil, Wabup Purwakarta Haji Aming Jumpai Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 Sekitar Pemda

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved