Pilkada Cianjur 2020, Gilar Budi Raharja Calon Terkaya, Ade Sobari Termiskin, Ini Daftar Lengkapnya

KPU Cianjur memfasilitasi pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur untuk mengumumkan harta kekayaan

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ichsan
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Pilkada Cianjur 2020, Gilar Budi Raharja Calon Terkaya, Ade Sobari Termiskin, Ini Daftar Lengkapnya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - KPU Cianjur memfasilitasi pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur untuk mengumumkan harta kekayaan melalui daring, Kamis (29/10/2020) siang.

Dari hasil laporan yang diterima KPU dan Bawaslu Cianjur, calon wakil bupati nomor urut 4 Gilar Budi Raharja memiliki harta kekayaan terbesar yakni Rp 19,2 miliar.

Berikut daftar lengkap harta kekayaan pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur 2020.

Pasangan calon bupati nomor urut 1 Muhamad Toha memiliki total harta kekayaan Rp 705 juta, wakilnya Ade Sobari memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 648 juta.

Pasangan calon bupati nomor urut 2 Oting Zainal Mutaqin memiliki total harta kekayaan Rp 7,8 miliar, wakilnya Wawan Setiawan memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 1,8 miliar.

Pasangan calon bupati nomor 3 Herman Suherman memiliki total harta kekayaan Rp 5,6 miliar, wakilnya Tb Mulyana Syahrudin memiliki total harta kekayaan Rp 3,9 miliar.

Baca juga: Cuaca Buruk, Perahu Nelayan Banten Terdampar di Ujung Genteng Kabupaten Sukabumi

Pasangan calon bupati nomor urut 4 Lepi A Firmansyah memiliki total harta kekayaan Rp 756 juta, wakilnya Gilar Budi Raharja memiliki total harta kekayaan Rp 19,2 miliar.

Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah mengatakan, pengumuman harta kekayaan hasil verifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan merupakan syarat dokumen yang harus dipenuhi oleh pasangan calon.

"Masing-masing calon bupati wajib membawa dokumen berkas tanda terima laporan harta kekayaan yang sudah disampaikan kepada yang berwenang dalam hal ini KPK," ujar Selly di kantor KPU, Kamis (29/10/2020).

Selly mengatakan, laporan harta kekayaan pasangan calon disampaikan paling lambat dua hari sebelum pemungutan suara.

Komisioner KPU Divisi Teknis, Ridwan Abdulah, mengatakan apabila pasangan calon berhalangan menyampaikan pengumuman harta kekayaan maka disyaratkan dalam PKPU membuat surat kuasa kepada KPU untuk menyampaikan LHKPNnya.

"Lalu KPU berkewajiban menyampaikan LHKPN kepada publik atas dasar surat kuasa tersebut," kata Ridwan.

Ridwan mengatakan, untuk yang berhalangan akan dilakukan penjadwalan ulang apakah akan disampaikan langsung atau dikuasakan ke KPU Cianjur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved