Breaking News:

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka, Polisi Sebut Aniaya Ojek Online yang Antar Istri Pulang Malam

Status tersangka itu kembali disandang Habib Bahar bin Smith karena dituduh memukul driver onjek online Grab.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Seli Andina Miranti
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Habib Bahar bin Smith mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum pada sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (28/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hukuman belum tuntas, ancaman penjara datang lagi, Habib Bahar bin Smith kembali ditetapkan tersangka kasus penganiayaan.

Padahal, Habib Bahar bin Smith masih menjalani hukuman 3 tahun penjara di Lapas Gunung Sindur karena kasus penganiayaan pada an‎ak di bawah umur.

Status tersangka itu kembali disandang Habib Bahar bin Smith karena dituduh memukul driver onjek online Grab.

Baca juga: Ingin Masak Sarapan Istimewa di Hari Libur? Ini Resep Tomyum Seafood khas Thailand, Mudah dan Enak!

Polisi menyebut saat itu Habib Bahar jengkel istri pulang malam diantar driver ojek online.

Penetapan tersangka Habib Bahar itu berdasarkan laporan polisi nomor LP/60/IX/2018/JBR/Resta Bgr/Sek Tansa pada 4 September 2018 dengan pelapor Ardiansyah.

Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar sudah melayangkan surat pemberitahuan penetapan Habib Bahar sebagai tersangka ke Kejati Jabar pada 21 Oktober.

Baca juga: Ingin Masak Sarapan Istimewa di Hari Libur? Ini Resep Tomyum Seafood khas Thailand, Mudah dan Enak!

"‎Jadi dia menganiaya sopir Grab, di mana istrinya itu pulang terlalu malam diantar sopir Grab itu. Nah pelampiasannya disikat," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago via ponselnya, Rabu (28/10/2020).

Saat ini, Habib Bahar bin Smith mendekam di Lapas Gunung Sindur setelah sebelumnya divonis bersalah karena menganiaya anak di bawah umur.

Bahar sempat bebas lewat program asimilasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved