Breaking News:

Bupati Purwakarta Sebut Situasi Kondusif Bisa Datangkan Pundi-pundi Buat Purwakarta di Masa Pandemi

Pemkab Purwakarta juga, kata Anne, bakal mulai menggenjot lagi tiga prioritas utama pariwisata

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika bersama Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan dan Dandim 0619/Purwakarta menyisir tempat-tempat keramaian di Purwakarta guna menyosialisasikan pemberlakuan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di wilayah Kecamatan Purwakarta, Sabtu (10/10/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Purwakarta telah melakukan rapat dan arahan dalam menjaga kondusivitas Purwakarta untuk selalu aman dan damai dengan melibatkan semua unsur mulai kepemudaan hingga organisasi masyarakat yang ada di Purwakarta.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengaku berterima kasih kepada semua pihak atas keamanan yang tercipta di Purwakarta. Hal ini pun sangat baik untuk mendatangkan keuntungan, terutama di sektor ekonomi di situasi pandemi Covid-19 sekarang.

Pemkab Purwakarta juga, kata Anne, bakal mulai menggenjot lagi tiga prioritas utama pariwisata, di antaranya wisata kuliner, wisata alam, dan wisata religi. Wisata kuliner, Anne Ratna Mustika mengaku pelaku ekonomi kecil di Purwakarta saat ini mulai bertamah, misalnya saja pedagang sate dahulu hanya 400 orang sekarang sudah ada datanya menjadi 800 orang.

Baca juga: Juventus vs Hellas Verona Live RCTI - Si Nyonya Tua Andalkan Duet Alvaro Morata-Paulo Dybala

"Lalu, ada wisata alam. Purwakarta miliki 63 wisata alam yang dikelola oleh warga juga pemerintah desa. Jadi, kami (pemkab) hanya mendorong dari masalah aksesnya," katanya, Minggu (25/10/2020).

Selanjutnya, wisata religi kata Anne, Purwakarta sebenarnya punya sejumlah wisata religi, seperti makam Baing Yusuf, Mama Sempur, dan lainnya. Anne yakin ketika tidak terjadi pandemi ini, pasti saat haul Baing Yusuf dan Mama Sempur akan mendatangkan banyak pengunjung dan meningkatkan pula pengunjung ke wisata kuliner.

"Kalau bisa ditata wisata religi ini justru akan bisa mendatangkan banyak pengunjung, misal kita buat buku soal sejarahnya, jadi peziarah akan mendapat buku saat datang ke wisata religi ini," katanya seraya menegaskan tempat ziarah menjadi potensi meningkatkan perekonomian kecil warga.

Lebih lanjut, Anne Ratna mengatakan adanya pandemi saat ini sudah memakan korban setidaknya ratusan pelaku UMKM di sekitat Situ Buleud gulung tikar lantaran tak beroperasinya air mancur Sri Baduga. Dalam sekali beroperasi air mancur ini, kata Anne, bisa setidaknya mendatangkan sebanyak 50 ribu pengunjung.

Baca juga: Kabar Bintang Anak Almarhumah Lina, Makin Lucu Mulai Belajar Jalan tapi Lupa dengan Putdel Anak Sule

"Bisa kebayang kan berapa banyak uang yang dikeluarkan dan terjadi perputaran dari 50 ribu pengunjung. Tapi, sekarang tak jalannya Situ Buleud berpengaruh pada pendapatan pemerintah melalui pajak. Sebab, potensi pariwisata Purwakarta bukan hanya untuk ekonomi melainkan PAD," ujarnya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved