Breaking News:

Gunung Sinabung Makin Sering Gugurkan Lava, Kubah Lava Sudah Penuh

Petugas pengamat Gunung Sinabung mencatat gempa guguran yang terjadi membuat guguran lava terjauh dengan jarak 1500 meter.

KOMPAS.com/HENDRI SETIAWAN
Gunung Sinabung kembali mengalami guguran lava sejauh 1.000 meter pada Kamis (15/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan Muhammad Nasrul

TRIBUNJABAR.ID, KARO - Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo mengalami peningkatan.

Peristiwa gempa dan guguran yang tercatat semakin sering terjadi.

Informasi yang didapat, dalam kurun waktu sepekan terakhir aktivitas guguran juga tercatat semakin sering.

Petugas pengamat Gunung Sinabung mencatat gempa guguran yang terjadi membuat guguran lava terjauh dengan jarak 1500 meter.

Saat ditanya perihal kondisi ini, salah satu petugas pengamat Gunung Sinabung Armen Putra membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, memang beberapa waktu terakhir pihaknya mencatat setiap harinya ada saja gempa guguran dengan amplitudo yang berbeda.

"Benar memang sekarang aktivitas Gunung Sinabung tercatat cukup sering terjadi gempa guguran, dan menyebabkan adanya guguran lava dari puncak gunung," ujar Armen, Jumat (23/10/2020).

Ketika ditanya perihal penyebab sering munculnya kegempaan dan guguran lava ini, Armen menjelaskan jika kubah lava yang ada di puncak gunung sudah cukup banyak.

Sehingga, setiap kali ada aktivitas magma di dalam gunung membuat pasokan lava di puncak gunung menjadi menumpuk.

Kondisi itu membuat lava yang ada di puncak meluber dan perlahan jatuh.

Namun, Armen menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan seberapa besar volume kubah lava yang ada di puncak karena faktor alam.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved