Duh, Pasien Aktif Covid-19 di Bandung Bertambah, Ini Kecamatan dengan Kasus Terbanyak
Kasus pasien aktif Covid-19 di Kota Bandung kembali naik. Total ada 218, bertambah 25 orang yang positif terpapar virus corona
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus pasien aktif Covid-19 di Kota Bandung kembali naik. Total ada 218, bertambah 25 orang yang positif terpapar virus corona.
Berdasarkan Data dari lama pusat informasi Covid-19 Kota Bandung (Pusicov) Jumat 23 Oktober 2020, jumlah kasus kumulatif di Kota Bandung saat ini 1,820 orang, 218 pasien aktif, 1,526 orang sembuh dan 76 orang meninggal dunia.
Baca juga: Cerita Letkol Villa Perempuan Komandan Pasukan PBB di Sudan, Biar Aman Pakai Rompi Antipeluru 8 Kg
Jumlah kasus pasien aktif itu tersebar di sejumlah Kecamatan dan Kelurahan di Kota Bandung.
Terbanyak, ada di Kecamatan Sukajadi dengan 24 kasus, Babakan Ciparay 17 kasus, Bojongloa Kaler 14 kasus, Buah Batu, Antapani 13 kasus, Coblong, Arcamanik 12 kasus dan Sukasari, Bandung Kulon serta Cibeunying Kidul 11 kasus.
Sedangkan saat ini baru ada dua Kecamatan yang bebas dari kasus pasien aktif Covid-19 yakni Kecamatan Cibeunying Kaler dan Bandung Wetan.
Baca juga: DIBUKA Lowongan Kerja Terbaru di Lembaga Pemerintah LKPP untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Daftar di Sini
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rita Verita mengatakan, tracing atau tes masif hingga masih terus dilakukan, saat ini swab test sedangkan dilakukan terhadap 7.400 tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh fasilitas kesehatan dan rumah sakit.
"Ada 42 yang positif dari 16 rumah sakit," ujar Rita saat dihubungi, Jumat (23/10/2020).
Swab test untuk Nakes ini diperkirakan selesai pada November 2020.
Baca juga: Tampil Apik di Lini Belakang Liverpool, Fabinho: Ingin Seperti Van Dijk Tapi dengan Gaya Sendiri
Saat ini, setiap fasilitas kesehatan dan rumah sakit sudah membuat jadwal swab test untuk masing-masing tenaga kesehatannya.
"Kan prinsipnya tenaga kesehatan yang diperiksa tidak boleh kemana-mana minimal tiga hari, selama menunggu hasil swabnya ke luar, sehingga mereka membagi jadwal dari seluruh SDM yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan mereka jadwal," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/corona-brasil.jpg)