Sanksi Protokol Kesehatan Tetap Dijalankan di Libur Panjang, Satpol PP Kota Bandung Tambah Kekuatan

Satpol PP Kota Bandung akan menambah jumlah petugas lapangan guna mengantisipasi melonjaknya kunjungan wisatawan ke Kota Bandung.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
TRIBUN JABAR/NAZMI ABDURRAHMAN
Satpol PP Kota Bandung menggelar operasi masker di Balai Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). Kekuatan Satpol PP Kota Bandung akan ditambah untuk mengawasi wisatawan pada libur panjang pekan depan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung akan menambah jumlah petugas lapangan guna mengantisipasi melonjaknya kunjungan wisatawan ke Kota Bandung pada libur panjang dan cuti bersama pada pekan depan.

Para petugas penegak perda tersebut nantinya akan disebar ke sejumlah titik potensial terjadinya kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan dari aktivitas padat masyarakat di lokasi wisata.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswendi, mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun pemetaan fokus lokasi pengawasan dari para petugas. Selain itu juga  penguatan atau penambahan personel di lapangan.

Dalam hal ini, pihakya akan menambah dua regu perlindungan masyarakat (linmas) yang akan diperbantukan melakukan pengawasan di sejumlah taman tematik yang berada di Kota Bandung, satu di antaranya Alun-Alun Bandung.

"Untuk petugas yang akan bertugas nanti, ada 150 orang petugas kami (Satpol PP) akan dibantu oleh sekitar 60 orang linmas, sehingga total jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 210 petugas. Para petugas akan melakukan patroli bersama Satgas Covid-19 yang akan menyisir sejumlah tempat wisata, termasuk taman tematik yang ada di Kota Bandung yang kerap menjadi lokasi kunjungan dari para wisatawan," ujar Idris saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (22/10/2020).

Idris menuturkan, selain tempat wisata, fokus pengawasan lainnya dari petugas yaitu, penerapan protokol kesehatan di sejumlah hotel, restoran atau kafe, serta mal yang ada di Kota Bandung.

Oleh karena itu, Satpol PP Kota Bandung akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), dan dinas terkait di Kota Bandung .

Mengenai penerapan sanksi, menurut Idris, pihaknya akan tetap menegakkan Perwal Kota Bandung Nomor 47 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Sanksi tetap berlaku sama meskipun ini momentum libur panjang atau cuti bersama. Kami akan bekerja sama dengan kepolisian untuk memonitor dan menindak tegas pelanggar protokol kesehatan seperti, tidak mengenakan masker, mulai dari sanksi administratif hingga kerja sosial," ucapnya.

Baca juga: Pembeli Ingin Yamaha NMAX Barunya Tampil Beda, Diler Ini Sediakan Jasa Custom Sesuai Selera

Baca juga: Jalin Hubungan dengan Dul Jaelani, Tissa Biani Belum Mau Bicara soal Jodoh

Oleh karena itu, dia kembali mengimbau dan mengingatkan bagi para wisatawan khususnya warga Kota Bandung agar tetap patuh pada aturan protokol kesehatan, kapan pun dan di mana pun berada. Hal tersebut, sebagai upaya menekan tingkat penyebaran dan potensi penularan covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir.

"Kami meminta kepada masyarakat dan wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Bandung agar selalu menaati aturan protokol kesehatan melalui 3M yaitu, selalu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak dalam interaksi fisik. Kami akan selalu mengawasi dan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran dari masyarakat yang tidak menaatinya," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved