Senin, 1 Juni 2026

Catat, Libur Panjang Akhir Oktober, Tempat Wisata dan Hiburan Hanya Buka Sampai Jam 18.00

Antisipasi Libur Panjang Akhir Oktober 2020, Polisi Ikut Awasi Tempat Wisata

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar
ilustrasi-Kedai Waja Kopi di ketinggian 1.078 MDPL yang berada di kawasan Wisata Sukageuri View di Jalan Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. 

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN – Libur panjang akhir Oktober 2020 diprediksi akan dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur.

Meski pemerintah sudah mengimbau kepada masyarakat untuk di rumah saja saat libur panjang akhir Oktober 2020, namun jajaran petugas kepolisian Kuningan tetap melakukan upaya pengawasan ketat terutama di lokasi-lokasi tujuan wisata.

“Kami lakukan pengawasan di sejumlah objek wisata, bertujuan untuk menekan terhadap peningkatan jumlah kasus covid-19 di daerah,” kata Kapolres Kuningan, AKBP Lukman SD Malik saat menyampaikan keterangnnya, kepada awak media usai melakukan pengamanan terhadap aksi masa di Gedung DPRD Kuningan, Kamis (22/10/2020).

Pengawasan terhadap lokasi objek wisata di Kuningan, kata Lukman, hingga sekarang pun tetap dilakukan oleh petugas kepolisian dari Polres maupun Polsek setempat.

“Patroli kita masih jalan, dan pembatasan waktu untuk di tempat wisata pun masih berjalan. Penutupan jam untuk objek wisata tepat pukul 18 : 00 atau jam enam malam,” katanya.

Terpisah mengenai Tim Crisis Covid-19 Kuningan merilis untuk hari ini, jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Kuningan sebanyak 793 orang terkonfirmasi positif covid-19.

“Rincian dalam terkasus konfirmasi sebanyak 793 orang, dengan discarded ada 674 orang dan masih dalam karantina ada sebanyak 104 orang dan jumlah yang meninggal ada 15 orang.

“Dalam kasus ini dari sebanyak Laki-Laki 616 orang dan Perempuan sebanyak 177 orang,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19, Agus Mauludin.

Kemudian mengenai probable itu total kasus ada sebanyak 25 orang dan discarded ada 19 orang. “Dalam kasus ini, probable rapid positif ada 8 orang dan jumlah meninggal ada 6 orang. Mereka dari Laki-laki 8 orang dan Perempuan sebanyak 17 orang,” ujarnya.

Sementara untuk kasus kontak erat itu total ada 1085 orang dan discarded ada 1049 orang,serta masih karantina ada 36 orang.

“Dalam kasus kontak erat ini, di dominasi dari jenis kelamin Laki-laki sebanyak 593 orang dan Perempuan ada 492 orang,” ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved