Breaking News:

Tega, Anak Jual Tanah Tanpa Pamit, Ibunya Ditinggal di Gubuk Reyot, Makan Dari Jual Botol Bekas

Sejak menjual tanah sang ibu, menurut Saparia anak sulungnya itu tidak pernah membesuknya.

Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Seorang anak sudah seharusnya merawat ibunya ketika sudah tua dan bukan justru menelantarkannya.

Namun hal ini tidak terjadi pada Saparia, wanita usia 83 tahun asal Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Anak kandungnya sebagai tumpuan harapan di hari tua justru cuek dan membiarkannya hidup seorang diri.

Bahkan sang anak tega menjual tanah milik ibunya hingga anaknya dijuluki malin kundang di daerah tempat tinggalnya.

Baca juga: Gadis Cantik Asal Sukabumi Kabur dari Rumah, Sebelumnya Ditegur Ayah, Ini Ciri-cirinya

Dikutip dari IntisariOnline, usianya sudah mencapai 83 tahun, namun nenek Saparia harus tinggal seorang diri di rumah reyot.

Rumah itu didirikan di tanah milik menantunya di Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Di rumah tersebut, Saparia memasak dengan tungku yang disimpan di teras rumah.

Rumah itu hanya memiliki satu ruangan tanpa pintu yang berisi kursi plastik dan ranjang kayu.

Saparia tinggal di rumah panggung yang berdinding dan beratapkan seng itu sejak tiga tahun lalu.

Kala itu sang suami tercinta meninggal dunia.

Baca juga: INNALILLAHI, KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Pimpinan Pondok Gontor Ponorogo Meninggal, Santri Berduka

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved