Breaking News:

Gara-gara Pandemi Corona Pengangguran di Indonesia Bertambah 6,9 Juta

Dari jumlah tersebut, 3,5 juta orang di antaranya disumbang oleh pekerja yang di-PHK maupun di rumahkan.

Humas Kemenaker/Kompas.com
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan angka pengangguran di Indonesia meningkat sebanyak 6,9 juta orang akibat Covid-19 atau pandemi corona.

Dari jumlah tersebut, 3,5 juta di antaranya disumbang oleh pekerja yang Di-PHK maupun di rumahkan.

"Mereka adalah pekerja-pekerja informal," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Rabu (21/10/2020).

Ida Fauziyah menyampaikan, membludaknya angka pengangguran tersebut membuat pemerintah mesti mencari solusi.

Salah satunya dengan menerbitkan omnibus law Undang-undang Cipta kerja.

Kepada Tribuncirebon.com, Ida Fauziyah mengaku sudah memulai melakukan kick off penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP).

Dalam penyusunan itu dilibatkan stakeholder terkait mulai dari serikat pekerja/buruh dan pengusaha dalam sebuah forum tripartit nasional.

"Kami juga mengundang secara virtual  teman-teman pemerintah daerah dalam hal ini dinas yang membidangi ketenaga kerjaan," ujar dia.

Ida Fauziyah mengatakan, dalam forum itu seluruh aspirasi baik dari pihak pengusaha dan buruh ditampung.

Ia juga tidak menampik ada perbedaan pendapat yang diaspirasikan kedua belah pihak dalam penyusunan RPP tersebut.

Contohnya seperti soal Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

"Misalnya pengusaha tidak mau PKWT diatur sebagaimana UU 13. Pekerja sebaliknya, semua ketentuan yang ada di UU 13 harus dimasukan," ujar dia.

Dalam hal ini, Menaker akan mencari take and give bagi masing-masing pihak agar dalam penyusunan RPP itu bisa mencapai titik temu.

"Baru dimulai kemarin dan kita akan terus mendengarkan dan mendiskusikan hingga pada akhirnya merumuskan bersama seperti apa RPP-nya," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved