Kamis, 21 Mei 2026

Sate Leces Gaul yang Maknyus di Sumedang, Kambing Baru Dipotong Dadakan, Sehari Habis 12 Ekor

Di kawasan Jalan Simpang-Parakan Muncang, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
tribunjabar/hilman kamaludin
Sate Leces Gaul yang Maknyus di Sumedang, Kambing Baru Dipotong Dadakan, Sehari Habis 12 Ekor 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Di kawasan Jalan Simpang-Parakan Muncang, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang terdapat sebuah warung sate bernama Sate Leces Gaul yang setiap harinya kerap diburu para pecinta sate.

Warung sate ini tidak mewah karena bangunnya didominasi bambu dan kayu. Namun, rasa sate yang disuguhkan sangat nikmat dan dagingnya empuk karena bahan bakunya menggunakan daging kambing muda yang disembelih secara dadakan.

Kambing yang disembelih dadakan ini sangat jelas terbukti karena beberapa badan kambing yang dagingnya sudah dipotong-potong untuk dijadikan sate itu digantungkan di depan warung sate tersebut.

Sementara sejumlah karyawan tampak sibuk bekerja, seperti ada yang menusuk sate, membakar, dan ada juga yang menyiapkan hidangan bagi konsumen yang kebanyakan memesan sate kambing muda.

Baca juga: Biodata Tissa Biani, Artis Cantik Multitalenta yang Penuh Pesona, Pujaan Hatinya Dul Jaelani

Sedangkan untuk rasa sate ini, dagingnya sangat empuk dan bumbunya meresap ke dalam daging. Apalagi ditambah bumbu kacang yang bisa membuat rasa sate ini semikin nikmat.

"Disini, menu andalannya sate kambing dadakan. Disebut dadakan itu memang benar, karena kambing yang dipotong pagi, dijual pagi. Kalau dipotong sore, dijual juga sore," ujar Pemilik Warung Sate Leces Gaul, H Eet Sunarya saat ditemui di warungnya, Selasa (20/10/2020).

Ia mengatakan, jika dalam kondisi normal atau sebelum pandemi Covid-19, warung sate tersebut bisa menghabiskan 10 hingga 12 ekor kambing setiap hari yang dipotong dadakan saat itu juga.

"Kalau sekarang, saat ada isu Corona di Kabupaten Sumedang, jumlahnya agak turun. Paling, hanya menghabiskan 7 hingga 8 ekor kambing sehari," katanya.

Eet memastikan, sate leces buatannya ini berbeda dengan sate yang lain. Sebab, selain daging dadakan hingga membuat rasanya empuk, sate ini juga menggunakan bahan daging kambing muda.

"Saya belinya kambing dari Pasar Hewan Tanjungsari. Kalau habis, beli lagi dari penjual yang lain, kemudian langsung dipotong," ucap Eet.

Baca juga: Ingin Langsing, Wanita Ini Justru divonis Umurnya Tinggal 5 Tahun Lagi, Nyesel Sudah Lakukan Hal Ini

Sementara saat pengolahan, dia mengolahnya sendiri karena memiliki resep rahasia. Intinya, kata Eet, sate ini dibakar setengah matang, kemudian dimasukan bumbu rahasia, lalu dibakar lagi hingga dagingnya benar-benar matang.

"Kalau yang lain kan, sate mentah hanya dioles-oles kecap lalu dibakar. Kalau disini, dibakar dulu setengah matang, kemudian dimasukan bumbu rahasia, jadi bumbu itu meresap ke dalam dagingnya," katanya.

Ia mengatakan, harga sate kambing muda dadakan ini hanya dibandrol dengan harga Rp 20 ribu satu porsi. Sementara untuk jam operasional dibuka dari mulai pukul 08.00 hingga pukul 24.00 WIB.

"Selain menu dadakan sate kambing muda, disini juga ada sate sapi, sate ayam, tongseng, dan sop," ucap Eet.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved