Persib Bandung
Berita Persib, Pelatih Robert Alberts Sebut Manusia Harus Hidup Berdampingan dengan Virus Corona
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mencoba menerima kenyataan bahwa virus corona saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mencoba menerima kenyataan bahwa virus corona saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Termasuk pada saat Liga 1 2020 nanti bergulir, protokol kesehatan menjadi salah satu hal yang penting untuk diterapkan dalam setiap kegiatan tim.
"Saya pikir di seluruh dunia sudah mempelajari bahwa covid mendadak menjadi kenyataan, lalu kami mengikuti instruksi menjaga kesehatan dan keselamatan sebisa mungkin," ujar Robert setelah memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ( GBLA), Senin (19/10/2020).
Mantan pelatih Arema Indonesia ini menambahkan, manusia tidak bisa terus hidup dalam ketakutan atas bahaya covid-19.
Sebab saat ini, covid-19 sudah menjadi penyakit yang ada di sekitar kehidupan manusia.
"Layaknya penyakit lainnya, seperti malaria, demam berdarah yang juga mematikan. Semua orang juga harus melindungi diri mereka supaya tidak terkena gigitan nyamuk. Dan ini adalah sesuatu yang harus bisa diterima untuk hidup bersama. Karena orang-orang juga saat ini masih belum tahu cara paling efektif dalam memerangi covid,' katanya.
Sebelum penyebaran covid-19 begitu masif, para penonton bisa datang ke stadion untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding.
Namum kini, stadion menjadi tempat yang sunyi karena hanya ada pemain dan kru saja yang berada di arena pertandingan.
"Dan belum ada penanganan yang pasti untuk penyakit ini dan kami harus mengikuti protokol kesehatan. Sambil menunggu ilmuan melakukan percobaan, kegiatan olahraga di seluruh dunia sudah dilanjutkan," katanya.
Pelatih asal Belanda ini juga menyinggung soal tidak keluarnya izin dari pihak kepolisian untuk Liga 1 2020.
Padahal kata Robert, PSSI, PT LIB, maupun klub sudah sepakat untuk melanjutkan kembali kompetisi.
"Kalian tidak akan melihat ini di negara lain, ini berbeda. Jika liga berjalan, polisi yang harus mengikuti instruksi. Tapi di sini berbeda, itu yang saya katakan tadi, struktur politiknya berbeda dan kami harus menerimanya karena ini budaya di negara ini," katanya.
Baca juga: BERITA PERSIB, Ardi Idrus Bandingkan Indonesia dengan Negara Lain yang Liga Bolanya Tetap Jalan