Breaking News:

Hanafi Rais Kecelakaan

Hanafi Rais Kecelakaan di Tol Cipali, Anggota DPRD Jabar Sebut Cipali Minim Penerangan, Kurang Marka

Hasbullah Rahmat, meminta pengelola Tol Cipali untuk lebih melengkapi jalan tol tersebut dengan marka jalan sampai lampu penerangan

Kontributor Kabupaten Sukabumi/M Rizal Jalaludin
Kondisi mobil avanza seruduk pohon mahoni di Cikakak, Sukabumi, Minggu (18/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk kesekian kalinya, kecelakaan terjadi di Tol Cipali (Cikopo-Palimanan). Kali ini, putra Amien Rais, Hanafi Rais, mengalami kecelakaan beruntun di Tol Cipali kilometer 112.900, Kabupaten Subang, Minggu (18/10) dini hari.

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, meminta pengelola Tol Cipali untuk lebih melengkapi jalan tol tersebut dengan marka jalan sampai lampu penerangan jalan. Pihaknya mencermati bahwa pada malam hari, tol ini cenderung gelap di beberapa titiknya.

"Tol Cipali itu, memang yang pertama, penerangannya kurang ya. Tentu kita minta kepada pengelola Tol Cipali, itu kan orang berbayar, jadi saya kira pengguna jalan Tol Cipali juga wajar kalau dapat fasilitas penerangan lebih, untuk keselamatan mereka," kata Hasbullah saat dihubungi, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Sosialisasikan 3M untuk Tekan Penyebaran Covid-19, Polri Patroli Berjalan Kaki ke Rumah Warga

Anggota Komisi IV DPRD Jabar ini pun mengatakan kekurangan kedua dari Tol Cipali adalah jalannya yang cenderung lurus, tetapi bergelombang di sejumlah titiknya. Kendaraan yang terlalu kencang melaju bahkan bisa melompat di beberapa titiknya.

"Kedua, Tol Cipali itu memang tol yang bergelombang. Kalau penerangan kurang, jalannya bergelombang, kalau kendaraannya melaju kencang, tanpa sopirnya tahu kapan harus ngerem, di beberapa titik, ada yang mobil itu bisa terbang," katanya.

Ketiga, katanya, Tol Cipali masih memerlukan lebih banyak marka jalan atau instrumen jalan lainnya, seperti Tol Cipularang, baik berupa pita kejut atau lampu tanda di sejumlah kawasan rawan kecelakaan.

"Di Tol Cipali, jalannya panjang. Orang bisa lupa menekan gasnya sudah berapapa kilometer per jam karena tidak lihat dashboard. Kalau kecepatan tinggi, kalaupun ada kendaraan di depan dia mengerem, tidak akan bisa ngerem sempurna," tuturnya.

Baca juga: Ternyata Ini Harga Asli dari iPhone 12 Mini dan iPhone 12 Reguler, Tak Sama Seperti Saat Diumumkan

Hasbullah mengatakan dengan melengkapi Tol Cipali dengan berbagai pelengkap jalan ini, akan mengurangi angka kecelakaan. Tentunya di sisi lain, adalah faktor pengemudi yang harus selalu prima saat mengemudi di mana pun.

"Saya akan monitor terus, termasuk untuk kecelakaan ini," katanya.

Sebelumnya, anak Amien Rais, Hanafi Rais, mengalami kecelakaan beruntun di Tol Cipali kilometer 112.900, Kabupaten Subang, Minggu (18/10) dini hari. Kecelakaan bermula saat Alphard milik Hanafi bernomor polisi B 1612 WMV melaju di Tol Cipali dari arah Cirebon ke arah Jakarta.

Alphard ini dikemudikan sopir Hanafi bernama Ferdian. Saat melintas di lokasi, kendaraan Hanafi ditabrak dari belakang oleh sebuah minibus. Alphard terpental dan menabrak kendaraan berat di depannya.

Akibat insiden tersebut, Hanafi mengalami luka berat. Sedangkan Ferdian, sopirnya menderita luka sedang. Alphard milik Hanafi yang ringsek juga telah dibawa oleh petugas. 

Baca juga: Liga Inggris 2020/2021 Leicester City Vs Aston Villa - Misi The Villans Lanjutkan Tren Kemenangan

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved