Daftar Harga Mobil Bekas Murah Rp 50 Jutaan, dari Honda Jazz 2005 hingga Daihatsu Luxio 2009

Ada beberapa mobil bekas harga Rp 50 jutaan yang bisa Anda pertimbangkan untuk dibeli.

Editor: Yongky Yulius
Grid.Id/Irsyaad Wijaya
Honda Jazz bekas 

TRIBUNJABAR.ID - Bagi Anda yang sedang mencari mobil bekas murah tak perlu bingung.

Ada beberapa mobil bekas harga Rp 50 jutaan yang bisa Anda pertimbangkan untuk dibeli.

Mobil-mobil bekas ini terdiri dari beragam merk, mulai dari BMW hingga Daihatsu.

Selain merk, mobil-mobil ini datang dari beragam tipe, seperti Sport Utility Vehicle (SUV), hingga Multi Purpose Vehicle (MPV).

Tetapi, bagi anda yang kurang paham mengenai mobil sebaiknya mengajak mekanik atau orang yang paham agar tidak salah salah dalam memilihnya.

Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, mobil bekas yang masih banyak diminati konsumen adalah yang harganya di bawah Rp 100 juta.

Untuk model atau tipenya, menurut Herjanto, tidak begitu dipersoalkan.

Yang terpenting, kendaraan tersebut sesuai dengan budget yang tersedia dan bisa digunakan sehari-hari.

“Yang paling laris masih yang harganya di bawah Rp 100 juta, itu banyak yang mencari. Meskipun sebenarnya yang harganya di atas itu juga ada yang nyari, tetapi yang banyak tetap yang di bawah Rp 100 juta,” kata Herjanto kepada Kompas.com, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Harga Mobil Bekas Rp 40 Jutaan di Balai Lelang Pekan Ini, Bisa Dapatkan Mobil dengan Kualitas Bagus

Herjanto juga mengatakan, untuk kondisi mobil setengah pakai sudah wajar jika perlu ada perbaikan.

Maka dari itu, calon konsumen sebaiknya benar-benar cermat saat berburu kendaraan bekas pakai ini.

Jangan sampai, mobil yang dibelinya justru akan membuat keuangan terkuras lantaran seringnya masuk bengkel untuk melakukan perbaikan.

“Kalau mobil seken ya wajar kalau ada perbaikan, jadi kalau mobil bekas ramai biasanya bengkel-bengkel juga kecipratan,” ucapnya.

Berikut mobil bekas harga Rp 50 jutaan di situs jual beli daring akhir pekan ini.

1. BMW E36 Boston Green 1.8 tahun 1998 harga Rp 53 juta

2. Daihatsu Sirion 1.3 tahun 2008 harga Rp 58 juta

3. Honda CR-V tahun 2002 harga Rp 55 juta

4. Suzuki APV tahun 2005 harga Rp 50 juta

5. Kijang Kapsul SSX tahun 2002 harga Rp 57 juta

6. Honda Jazz Vtec matik tahun 2005 harga Rp 58 juta

7. Hyundai Trajet tahun 2004 harga Rp 54,5 juta

8. Daihatsu Xenia tahun 2006 harga Rp 58,8 juta

9. Honda City Z tahun 2000 harga Rp 55 juta

10. Daihatsu Luxio tahun 2009 harga Rp 58 juta

Ilustrasi negosiasi harga mobil bekas.
Ilustrasi negosiasi harga mobil bekas. (Image by Gerd Altmann from Pixabay)

Cara Merawat Mobil Sehari-hari

Rutinitas yang padat kerap membuat pemilik kendaraan luput atau lupa untuk melakukan pengecekan terhadap mobilnya sendiri.

Bahkan tidak jarang yang sampai abai untuk datang ke bengkel secara langsung, kecuali saat melakukan perawatan berkala setiap 10.000 kilometer atau enam bulan sekali.

Padahal, kendaraan roda empat itu menjadi sarana mobilitas utamanya.

Dikutip Kompas.com, Bambang Supriyadi, Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyatakan, alasan sibuk kerap menjadi kilah pemilik untuk melakukan perawatan kendaraannya.

Kondisi tersebut, kata Bambang, adalah normal dan sering terjadi.

Namun, pemilik paling tidak bisa menjadikan kebiasaan, memperhatikan beberapa hal, baik sebelum atau setelah mengendarai mobil sehari-hari.

"Pertama adalah periksa ketinggian air radiator coolant di tangki cadangan. Sebab jika kekurangan bisa menyebabkan mesin overheat. Caranya mudah, tinggal tambahkan dengan air radiator coolant yang terjamin kualitasnya (resmi)," kata dia di keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Kemudian, pemilik juga bisa periksa ketinggian oli mesin agar tetap di batas wajar.

Pengecekan ini bisa dilihat lewat layar MID mobil atau gunakan stik cek oli.

Dampak dari mobil kekurangan atau kelebihan oli bisa menyebabkan pengurangan performa mesin, timbul kebocoran, sampai kerusakan pada mesin. 

"Ketika pelumas berlebihan akan menciptakan gelembung udara dan berimbas pada kemampuan dalam melumasi serta mengurangi kerja pompa oli dalam mendistribusikan pelumas. Dampak lainnya, bisa bocor yang diawali dengan seal rusak atau lepas. Ini bisa terlihat dari rembesan oli menetas keluar dari blok mesin," kata Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, Suparman.

"Sementara kekurangan oli, lebih fatal. Mesin akan mengeluarkan suara sangat kasar karena timbul gesekan akibat pelumas yang penyebarannya tidak menyeluruh. Ujung-ujungnya bisa rusak karena banyak keausan yang terjadi," lanjut dia.

Baca juga: Punya Uang Rp 40 Jutaan tapi Ingin Beli Mobil? Bisa Kok, Cek Daftar Mobil Bekas Harga Murah Ini!

Lalu jangan lupa juga untuk melakukan pengecekan terhadap air wiper di tangkinya. Jaga untuk selalu dalam kondisi terisi penuh dengan melihat batas maksimal tangki air wiper.

"Bagi kendaraan yang menggunakan power steering bertipe hidrolik, bisa melakukan pengecekan minyak power steering dengan melihat batas minimum dan maksimum yang ada pada tangki penampungan minyak power steering," ujar Bambang.

"Sebelum mematikan mesin, pastikan juga roda depan tetap dalam keadaan lurus agar kinerja power steering tetap baik," katanya lagi.

Untuk kinerja pengereman yang optimal, pastikan ketinggian minyak rem berada pada batas maksimum dan gunakan minyak rem yang telah direkomendasikan.

Bila kurang sampai batas minimum dan lampu indikator rem menyala, segera hubungi bengkel resmi terdekat.

(Kompas.com/Ari Purnomo/Ruly Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menu Mobil Bekas Rp 50 Jutaan Pekan Ini, Ada Jazz, CR-V, hingga BMW

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved