Breaking News:

Dua Domba Bertanduk Empat Ditawarkan @ Rp 100 Juta, Jika Laku Sebagian Buat Pembangunan Masjid

dua ekor domba bertanduk empat di Majalengka viral dan ditawarkan Rp 100 juta per ekor, itu bila laku sebagian uangnya untuk pembangunan masjid

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Dedy Herdiana
Tribuncirebon.com/ Ahmad Imam Baehaqi
Dua Domba Bertanduk Empat Ditawarkan @ Rp 100 Juta, Jika Laku Sebagian Buat Pembangunan Masjid 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kabar dua ekor domba bertanduk empat di Majalengka langsung viral dan ditawarkan Rp 100 juta per ekor, itu bila laku sebagian uangnya untuk pembangunan masjid.

Dua ekor domba itu dianggap sebagai kejadian yang unik dan langka bagi warga, termasuk di tempat kedua domba itu, Desa Majasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.

Kedua ekor domba berjenis Domba Garut itu masing-masing memiliki tanduk empat yang tumbuh di kepalanya.

Apabila dua ekor domba tersebut laku dengan harga yang dipatok, sambung dia, sebagian uang hasil penjualan domba akan disumbangkan untuk membiayai pembangunan masjid di desa setempat.

Namun, hingga saat ini, meski sudah ada beberapa orang yang berminat membelinya, harha yang mereka inginkan belum sesuai dengan harga yang dipatok.

"Untuk penawaran sih ada. Cuma belum sampai ke angka Rp 100 juta. Kita pengen ke angka Rp 100 juta itu tujuannya untuk pembangunan masjid. Karena saya lihat, masjid-masjid di sini sudah sepuluh tahun terakhir belum pernah direnovasi seperti masjid di desa lain," ucapnya.

Aljun menceritakan, dua ekor domba bertanduk empat ini awalnya didapat dari salah seorang peternak domba di Garut.

Dirinya kemudian, membawa domba-domba tersebut ke kandang domba Aljun Farm untuk dirawat dan dibesarkan.

"Jadi ini tuh dikasih saya tuh, yang putih dikasih di Garut, yang hitam di Indramayu. Kata yang memberinya dua domba ini akan mendapatkan hoki atau rezeki," jelas dia.

Kendati banyak yang menawar, Aljun mengaku sebaiknya dua domba unik tersebut dijadikan sebagai koleksi saja.

Sebab, daging kedua domba dinilai sedikit dan kurang cocok jadi hewan kurban.

"Ini larinya untuk koleksi. Kalau dipotong atau untuk jadi hewan qurban, sangat disayangkan karena dagingnya cuman dapet sekian kilo saja," kata pria yang memiliki tubuh gempal tersebut.

Sementara, Aljun Farm sendiri secara keseluruhan memiliki ratusan ekor di kandangnya yang semuanya berjenis domba Garut.

Selain di peternakannya, domba-domba milik Aljun juga dipelihara oleh masyarakat sekitar sebagai wujud pemberdayaan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: VIRAL, Dua Ekor Domba Bertanduk Empat di Majalengka, Dihargai Rp 100 Juta Per Ekor

Pemilik Peternakan Domba Aljun Farm, Aljun Edo (44) di Desa Majasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka bersama dua dombanya yang unik, Sabtu (17/10/2020).
Pemilik Peternakan Domba Aljun Farm, Aljun Edo (44) di Desa Majasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka bersama dua dombanya yang unik, Sabtu (17/10/2020). (Tribuncirebon.com/ Eki Yulianto)
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved