Breaking News:

Didatangi Ratusan Seniman, DPRD Ciamis Akan Undang Pelaku Penginjak Batu Situs Lambang Peribadatan

DPRD Ciamis mendukung langkah hukum yang sudah ditempuh DKKC melaporkan penginjak batu lambang peribadatan di Situs Karangkamulyan ke kepolisian.

Tribun Jabar/Andri M Dani
Pertemuan anggota DPRD Ciamis dengan seniman Ciamis di Gedung DPRD Ciamis, Sabtu (17/10) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, mendukung langkah hukum yang sudah ditempuh Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis (DKKC). DKCC melaporkan penginjak batu lambang peribadatan di Situs Karangkamulyan ke aparat kepolisian.

“Langkah hukum sudah ditempuh DKKC. DPRD Ciamis sebagai lembaga juga akan menempuh langkah politis. Atas kesepakatan seluruh fraksi di DPRD Ciamis, kami akan mengundang pelaku dan pihak terkait lainnya untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. DPRD Ciamis juga akan menyurati Ditjen Dikti Kemendikbud,” ujar Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, di hadapan ratusan seniman, budayawan, kewargian adat, kabuyutan dari berbagai situs di Ciamis yang mendatangi DPRD Ciamis, Sabtu (17/10) siang.

Pada kesempatan tersebut, para seniman, budayawan, kewargian adat, kabuyutan yang datang tidak hanya dari Ciamis. Mereka juga ada yang berasal dari Tasikmalaya dan lainnya.

Mereka diterima oleh Ketua DPRD Ciamis, pimpinan fraksi di DPRD Ciamis, serta pimpinan dan anggota Komisi D DPRD Ciamis serta Kadisbupora Ciamis.  

Mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan kegundahan, kegelisahan, unek-unek  serta pendapat.

Peristiwa penginjakan batu lambang peribadatan di Kompleks Situs Karangkamulyan yang diduga dilakukan orang dari rombongan yang akan melakukan penelitian beberapa waktu lalu tidak hanya bikin heboh setelah viral di media sosial. Tetapi mengusik harga diri Galuh.

“Seniman dan budayawan di Tatar Galuh jadi gelisah dan gundah. Itu harus diwadahi supaya tidak melebar kemana-mana,” katanya.

DPRD Ciamis mendukung langkah hukum yang sudah ditempuh DKKC, menurut Nanang, agar ada efek jera bagi pelaku, dan peringatan bagi calon pelaku.

Agar pengunjung situs lainnya untuk tidak melakukan hal yang sama.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved