Breaking News:

TERUNGKAP, KAMI Jabar Belikan Nasi Bungkus untuk Pendemo Tolak UU Cipta Kerja di Bandung

Pada pemeriksaan itu, enam orang yang dipanggil antara lain Robby Win Kadir, Prio, Lusiana, Oktavianus, Amin Bukhari dan Wahyu Widiati.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Syarif Abdussalam
Massa memenuhi jalan di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (7/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemeriksaan terhadap pengurus KAMI Jabar oleh Ditreskrimum Polda Jabar pada Kamis (15/10/2020) mengungkap fakta baru.

Pada pemeriksaan itu, enam orang yang dipanggil antara lain Robby Win Kadir, Prio, Lusiana, Oktavianus, Amin Bukhari dan Wahyu Widiati.

Pada pemeriksaan itu, polisi menelisik informasi dari saksi ihwal aliran dana dari KAMI Jabar ke pengunjuk rasa. ( polisi sebut KAMI Jabar belikan nasi bungkus untuk demo tolak UU Cipta Kerja )

"Betul (ada aliran dana ke pengunjuk rasa) berdasarkan sumbangan dari relawan," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes CH Patoppoi via ponselnya, Jumat (16/10/2020).

Polisi mendapat informasi aliran dana dari KAMI Jabar itu lewat saksi Lusiana yang menjabat Bendahara KAMI Jabar.

"Menurut keterangan saksi L, yg terkumpul dari sumbangan sebanyak 12 juta, untuk beli nasi bungkus dan air mineral," ucapnya.

Tribun menanyakan lagi soal dana dari KAMI Jabar yang langsung diserahkan ke pengunjuk rasa yang rusuh.

"(Ada) buat beli nasi bungkus dan air mineral," ucap dia.

Kordinator Lapangan Tim Kemanusiaan sekaligus Presidium KAMI Jabar, Robby Win Kadir lewat keterangan tertulisnya, membantah dipanggil penyidik sebagai presidium KAMI Jabar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved