Minggu, 3 Mei 2026

Pusat Perbelanjaan di Bandung Menggeliat, Mulai Banyak Pengunjung Meski Belum Normal

Menurut Arman, saat ini banyak masyarakat yang belum berani datang ke Mall karena khawatir menjadi tempat penularan Covid-19.

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Orang-orang hilir mudik di pusat perbelanjaan elektronik terbesar di Kota Bandung di Jalan Purnawarman, Jumat (31/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Barat, Arman Hermawan mengatakan angka kunjungan masyarakat ke Mall bertahap mengalami kenaikan.

Saat ini, pemerintah Kota Bandung sudah memberikan relaksasi atau izin operasional 50 persen dari total kapasitas Mall.

Meski belum ada peningkatan yang signifikan, kata dia, namun angka mulai merangkak naik.

"Sejak mal dibuka sekarang kondisinya mulai sedikit membaik, kalau pertama kali dibuka mungkin kunjungannya hanya sekitar lima persen, sekarang bisa naik sepuluh persen, bahkan kalau hari Minggu bisa sampai 15 persen, tapi itu masih jauh dari kapasitas yang sudah dibuka 50 persen," ujar Arman saat ditemui di Mal Festival Citylink, Jalan Peta, Jumat (16/10/2020).

Menurut Arman, saat ini banyak masyarakat yang belum berani datang ke Mall karena khawatir menjadi tempat penularan Covid-19.

Padahal, kata dia, setiap Mall sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Padahal protokol kesehatan di mal sudah tiga lapis, harusnya mal menjadi salah satu tempat untuk memenuhi kebutuhan yang lebih aman daripada yang lain, hanya ini yang belum terekspose, padahal kan di pinggir jalan lebih padat dibandingkan di mal," katanya.

Dikatakan Aman, saat pandemi virus corona mewabah, Mall di Kota Bandung banyak yang tutup karena penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kondisi itupun membuat Mall mengalami kerugian hingga puluhan triliun.

"Kerugiannya pas tutup sama sekali Rp 35 triliun, kemudian banyak yang dirumahkan dan lainnya. Sekarang dengan kondisi baru buka dan bergeliat walau toko masih banyak yang tutup sekitar Rp 1,5-2 triliun kerugiannya," ucapnya.

Bila kondisi sudah kembali normal, kata dia, pemasukan Mall setiap bulannya bisa mencapai Rp 30 triliun.

"Menghasilkan sekitar Rp 30 triliun bisa masuk perbulan dari 20 mal. Bayangkan itu buat pendapatan daerahnya lumayan. Ada pajak macam-macam, pajak hiburan, pajak makanan, pajak parkir," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved