Breaking News:

Bisnis Ikan Cupang Bantu Orang Betah di Rumah saat Pandemi, Mahasiswa Ini Raih Jutaan Rupiah Sebulan

TAK semua usaha terpuruk saat pandemi Covid-19 terjadi. Banyak orang yang terpaksa berada di rumah, justru membuat bisnis ikan cupang menggeliat

Tribunjabar.id/job1-Shania Septiana
Rizky Syahaqy, pemilik usaha ikan cupang sahabat kosan. Bersama puluhan cupangnya. jl. Rh Abdul Halim, Kecamatan Cimahi Kota Cimahi Tengah, Sabtu (10/10/2020). 

TAK semua usaha terpuruk saat pandemi Covid-19 terjadi, bisnis ikan cupang justru sebaliknya. Banyak orang yang terpaksa berada di rumah, justru membuat bisnis ini menggeliat.

MENGGELIATNYA bisnis ikan cupang di tengah pandemi Covid-19 dirasakan betul Rizky Syahaqy (21), yang masi seorang mahasiswa.

Ia sudah hampir dua tahun ini menekuni bisnis ikan cupang di sela kesibukan kuliahnya di jurusan Jurnalistik di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung.

Sejak banyak orang terpaksa bekerja dari rumah (work from home/WFH) karena pandemi Covid-19, penghasilannya meningkat berkali-kali lipat.

“Semenjak pandemi ini, dalam satu bulan bisa dapet hingga Rp 8 juta. Sebelum pandemi jauh di bawah itu,” ujar pemuda asal Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, itu dalam wawancara virtual, Sabtu (10/10/2020).

Rizky mengaku mulai serius berjualan ikan cupang pada awal 2019.

Semua itu, kata Rizky, sebenarnya berawal dari kebingungannya karena iseng-isengnya membudidayakan ikan cupang pada akhir 2018 ternyata berhasil.

Baca juga: Tak Boleh Sembarangan, Begini Cara Memelihara Ikan Cupang yang Benar, Langsung dari Ahlinya

Ikan Cupang
Ikan Cupang (afp/kompas.com)

Ikan cupang yang dipeliharanya di tempatnya indekos di dekat kampusnya di sekitar bundaran Cibiru menetaskan seratusan butir telur.

"Ini membuat saya bingung, mau digimanain nih anak-anak ikan cupang yang banyak itu. Akhirnya saya coba jual di akun instagram yang saya beri nama @cupang.sahabat_kosan. Tidak disangka ternyata banyak peminatnya." kata Rizky.

Rizky mengatakan, kegamangan sempat ia rasakan saat pandemi membuatnya harus kembali ke kampung halaman di Bekasi karena pihak kampus memberlakukan pengajaran jarak jauh (PJJ).

Halaman
1234
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved