Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi Mewisuda 750 Wisudawan/wati
Perinciannya, lulusan prodi Magister Keperawatan 16 orang, program Profesi Ners 127 orang, sarjana Keperawatan 172 orang, sarjana Kesehatan Masyarakat
TRIBUNJABAR.ID - CIMAHI - Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi mewisuda 750 mahasiswa pada Rabu, 14 Oktober 2020.
Perinciannya, lulusan prodi Magister Keperawatan 16 orang, program Profesi Ners 127 orang, sarjana Keperawatan 172 orang, sarjana Kesehatan Masyarakat 112 orang, program Diploma 3 Keperawatan 108 orang, Diploma 3 Kebidanan 88 orang, dan Diploma 3 Teknologi Laboratorim Medis 127 orang.
Dari 750 Wisudawan, 35 orang berasal dari Keluarga Besar Angkatan Darat (KBAD). Ayu Sri Wahyuni dari Program Studi Kesehatan Masyarakat menjadi lulusan terbaik di tingkat reguler. Anak pedagang klontong, Muyakin dan Kurniasih, itu meraih IPK 3,90.
Di tingkat profesi, Winda Fitrianingsih dari Prodi Profesi Ners menjadi yang terbaik berkat IPK 3,96. Ia merupakan dari anak Winarna (anggota TNI) dan Samitri.
Wisuda Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi tahun ini diselenggarakan secara online untuk para wisudawan/ti dan offline terbatas bagi Senat dan perwakilan wisudawan/ti.
"Hal ini sebagai upaya membantu pemerintah dalam penanggulangan pademi Covid-19, khususnya di Cimahi dan Jawa Barat, sekaligus menunjukkan bahwa Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi sebagai perguruan tinggi bidang kesehatan sangat concern terhadap kesehatan komunitas, namun tidak mengurangi kekhidmatan acara sakral wisuda," kata Ketua Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi, Gunawan Irianto, dr, M.Kes.
Gunawan juga mengatakan pencapaian kinerja perguruan tinggi yang dipimpinnya pada 2020 cukup menggembirakan. Beberapa pencapaian di antaranya:
1. Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi di Kemendikbud berada di peringkat 271 dari 3.250 PTN/PTS di seluruh Indonesia.
2. Produktivitas Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi meningkat.
● 35 Dosen dapat hibah penelitian dari eksternal antara lain dari Pemkot dan Kemendikbud.
● 20 Karya ilmiah dosen mendapat hak kekayaan intelektual (HAKI).
● Menambah jumlah buku yang ditulis oleh dosen Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi menjadi 25 yang diterbitkan oleh penerbit.
● 2 Publikasi ilmiah dosen dalam jurnal internasional bereputasi dan 10 jurnal terakreditasi.
● 8 Dosen melakukan kerja sama penelitian antara lain dengan University of Malaya.
● Dipercaya Pemkot Cimahi untuk menjadi anggota tim seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkot Cimahi.
3. Di samping Akreditasi institusi dan program studi, perpustakaan Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi juga mendapatkan akreditasi B.
4. Tingkat kelulusan ujian kompetensi nasional tahun 2019:
● Keperawatan (D-3) : 98 %
● Teknologi Laboratorium Medis : 95 %
● Profesi Ners : 87 %
● Kebidanan D3 : 99 %
5. Telah terjalin kerja sama dengan Iryojin Riseiaki Jepang tentang program studi Internship (magang) di klinik fasilitas kesejahteraan di Jepang
6. Mahasiswa mendapat hibah pendanaan program kreativitas mahasiswa sebanyak dua tim berjudul: Masker dari Daun Kelor dan Binahong (Mask Kebin) dan Celana Dalam Tempat Kantong Urin (Urin Bag).
7. Daya serap lulusan tahun 2019 yang terbaik dari:
● Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (D-3) : 100% dalam setahun
● Program Studi Keperawatan : 97% dalam setahun
Lulusan tahun 2020 yang ikut wisuda sebagai sudah terserap di lapangan kerja:
● Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (D-3) : 42 orang
● Program Studi Kebidanan (D-3) : 24 orang
● Program Studi Kesehatan Masyarakat
● Program Studi Keperawatan (D-3)
8. Telah selesai pembelian lahan oleh YKEP untuk pembangunan sarana kuliah mahasiswa dengan luas bangunan + 13.000 m2.
9. Sivitas Akademi Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi aktif berperan membantu Pemkot Cimahi menanggulangi pandemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gunawan-irianto-drmkes-ketua-stikes-jenderal-a-yani-cimahi.jpg)