Breaking News:

Sodetan Akan Dibangun di Garut untuk Cegah Banjir Bandang Terjang Perumahan

Selain itu, Kang Uu mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jabar akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk membangun sodetan dan tanggul guna mencegah

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/ Firman Wijaksana
Banjir menutup Kampung/Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Senin (12/10/2020). Hujan deras yang terjadi sejak Minggu (11/10/2020) malam membuat tiga kecamatan di selatan Garut diterjang banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meninjau lokasi bencana banjir bandang di Kabupaten Garut, Rabu (14/10).

Dalam peninjauan tersebut, Kang Uu menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir bandang.

Selain itu, Kang Uu mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jabar akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk membangun sodetan dan tanggul guna mencegah terjadinya bencana banjir bandang.

Longsor Timpa 7 Bangunan di Cisompet Kabupaten Garut, Dua Motor Pun Tertimbun
Longsor Timpa 7 Bangunan di Cisompet Kabupaten Garut, Dua Motor Pun Tertimbun (istimewa)

"Permohonan masyarakat soal pembangunan sodetan dan peninggian tanggul akan segera dibahas supaya pembangunan efektif dan tepat sasaran," kata Kang Uu melalui ponsel, Rabu (14/10).

Tidak disebutkan sodetan itu akan dimulai dari mana dan berakhir di mana.

Banjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Garut diakibatkan oleh meluapnya Sungai Cipalebuh, Sungai Cikaso, dan Sungai Cibera.

Bencana tersebut merendam ratusan rumah warga.

Kang Uu meminta Pemerintah Kabupaten Garut untuk menginstruksikan warganya agar tidak mendirikan rumah di lokasi yang berbahaya bencana.

Ia pun mengajak warga untuk sama-sama menjaga lingkungan. Salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya.

"Saya berharap masyarakat sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Karena kita tahu, kerusakan di muka bumi kerap diakibatkan oleh manusia," ucapnya.

Selain itu, Kang Uu mengimbau warga terdampak banjir bandang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, terutama di tempat pengungsian.

Hal senada diucapkan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman. Ia akan memastikan warga terdampak banjir bandang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Helmi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda Provinsi Jabar yang telah menyalurkan bantuan. Ia juga mengatakan, soliditas warga Garut tergolong tinggi dalam memulihkan dampak bencana banjir bandang.

"Semua bergotong-royong semua bahu-membahu untuk membersihkan kembali sarana-sarana umum," ucap Helmi. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved