Breaking News:

Pinjam Rp 200 Ribu Harus Kembali Rp 450 Ribu, Jeratan Rentenir Itu Akhirnya Dibebaskan Dedi Mulyadi

Di satu siang yang terik di pinggir jalan, duduk seorang ibu penjual bala-bala (bakwan). Barang jualannya

Penulis: Ichsan | Editor: Ichsan
istimewa
Dedi Mulyadi dan Mak Ocah 

TRIBUNJABAR.ID - Di satu siang yang terik di pinggir jalan, duduk seorang ibu penjual bala-bala (bakwan). Barang jualannya masih penuh di dalam baskom, belum banyak yang terjual.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi kebetulan melintas di jalan itu, ia pun menghampiri penjual bala-bala tersebut.

Dedi pun mengajaknya berbincang dan dari perbicangan itu kemudian terungkap, modal jualan ibu bernama Mak Ocah (70) itu hasil meminjam dari "Bank Minggu", nama lain dari rentenir

Modal usaha Mak Ocah ini Rp 200 ribu, setiap minggu ia harus setor uang Rp 45 ribu. Dan itu harus dilakukan sebanyak 10 kali.

Ini artinya dari pinjam uang Rp 200 ribu itu, Mak Ocah harus mengembalikan Rp 450 ribu, ini artinya bunganya mencapai Rp 250 ribu.

Dedi Mulyadi pun sampai geleng-geleng kepala mendengar bunga yang begitu besar. Namun Mak Ocah tak punga pilihan lain, selain terpaksa meminjam ke rentenir.

Baca juga: VIDEO-Kisah Budi, Pedagang Bubur Kacang Keliling di Sekitar kota Sukabumi Yang Gerobaknya Terbakar

Dedi Mulyadi dan Mak Ocah 2
Dedi Mulyadi dan Mak Ocah 2 (istimewa)

Dedi pun langsung memborong bala-bala yang masih tersisa. Lalu mengajak Mak Ocah untuk berbelanja bahan untuk membuat bala-bala.

Mulai dari terigu, telur, minyak goreng, hingga bumbu-bumbunya lengkap diberikan.

Mak Ocah kemudian diantar pulang ke rumahnya. Dan di sini sudah menunggu suami mak Ocah yang secara fisik sudah tak berdaya.

Dalam kesempatan itu Dedi memberikan sejumlah uang untuk modal usaha Mak Ocah. Uang ini juga bisa langsung memutus mata rantai rentenir yang memberatkan Mak Ocah.

Video pertemuan antara Dedi Mulyadi dengan Mak Ocah ini kemudian diunggah ke akun media sosial dan channel youtube Kang Dedi Mulyadi dan mendapatkan respons positif dari warganet.

Baca juga: Kanwil Kemenkum HAM Jabar Hentikan Sementara Penerimaan Napi dari Jakarta, Ini Alasannya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved