Superball
Abaikan Tawaran Klub-klub Besar, Brahim Diaz Ungkap Alasan Pilih AC Milan
Pemain yang dipinjamkan Real Madrid, Brahim Diaz, mengungkapkan alasan di balik minatnya untuk bergabung dengan AC Milan.
TRIBUNJABAR.ID – Pemain yang dipinjamkan Real Madrid, Brahim Diaz, mengungkapkan alasan di balik minatnya untuk bergabung dengan AC Milan.
Brahim Diaz merupakan rekrutan AC Milan yang didatangkan pada bursa transfer musim panas.
Diaz kemudian diboyong AC Milan dengan status pinjaman selama satu musim penuh.
Baca juga: Kualitas Wonderkid AC Milan Ini Setara dengan Winger Andalan Liverpool, Mohamed Salah
Jarang diturunkan dalam pertandingan Real Madrid membuatnya harus rela dipinjamkan ke AC Milan demi jatah bermain.
Namun, pilihan Brahim Diaz untuk berlabuh ke AC Milan menjadi hal yang tak terduga mengingat ia sebenarnya mendapat tawaran dari banyak klub besar di Eropa.
Rupanya, bagi Diaz, I Rossoneri adalah klub yang memiliki sejarah panjang di dunia sepak bola sehingga dia tidak perlu berpikir dua kali untuk mengambil peluang itu.
Baca juga: 12 Klub Liga Italia Pernah Dibikin Kecewa oleh AC Milan soal Transfer Anak Paolo Maldini
"Memang benar saya mendapat tawaran lain, tetapi AC Milan adalah klub besar dan sedang dalam kemenangan beruntun setelah karantina, mereka mencapai Liga Europa," ujar Diaz, dikutip dari Football Italia.
"Pada akhirnya, AC Milan menjadi klub yang paling saya tuju," katanya.
"Saya tidak perlu berpikir dua kali karena mereka klub yang sangat besar," tutur Diaz.
Baca juga: Jadwal Liga Italia Serie A 2020 Pekan Ke-4, Derbi Inter Milan vs AC Milan, Crotone vs Juventus
Menjadi bagian I Rossoneri, pemain asal Spanyol itu sudah diturunkan sebanyak lima kali oleh Stefano Pioli di semua ajang pada musim 2020-2021.
Brahim Diaz juga tercatat sukses mencetak gol pertamanya dalam kemenangan 2-0 Milan atas Crotone di Liga Italia.
Ia juga turut membantu Milan mencapai fase grup Liga Europa 2020-2021 berkat kemenangan kontra Rio Ave.
Pada laga tersebut, I Rossoneri keluar sebagai pemenang setelah unggul dalam babak adu penalti.
"Saat itu adalah pertandingan terpanjang yang pernah saya mainkan," ujar Diaz.
"Pada akhirnya, sangat penting untuk maju dan memasuki babak penyisihan grup. Kami adalah Milan dan kami harus berada di fase grup Liga Europa," tuturnya.
"Kami tim besar seperti yang mereka katakan harus menang dalam segala hal," tutur pemain kelahiran Malaga tersebut. (kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/brahim-diaz_1.jpg)