Selasa, 2 Juni 2026

Politeknik Pos Indonesia Gelar Pengenalan Lingkungan Kampus kepada Ikoma Secara Daring

Belum berakhirnya masa pandemi Covid-19 di Tanah Air, membuat proses kegiatan perkuliahan dan layanan akademik terpaksa dilakukan secara daring.

Tayang:
Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Tangkapan layar/Cipta Permana
Direktur Politeknik Pos Indonesia, Dr. Ir. Agus Purnomo MT 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Belum berakhirnya masa pandemi Covid-19 di Tanah Air, membuat proses kegiatan perkuliahan dan layanan akademik terpaksa dilakukan secara daring.

Hal ini pun telah diantisipasi Politeknik Pos Indonesia dengan membuat beberapa metode kegiatan perkuliahan yang terintegrasi secara digitalisiasi, sebagai upaya mengakomodasi kebutuhan para mahasiswanya.

Direktur Politeknik Pos Indonesia, Dr. Ir. Agus Purnomo MT, mengatakan, beberapa metode perkuliahan yang telah dilakukan selama ini meliputi rekaman materi pembelajaran yang dapat diputar ulang kapan pun, di mana pun, oleh para mahasiswa melalui kanal YouTube, serta layanan akademik yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Akademik Politeknik (SIAP) Pos Indonesia.

"SIAP ini merupakan sebuah program layanan akademik berbasis aplikasi daring, yang digunakan para mahasiswa untuk kontrak mata kuliah di setiap semester. Selain itu, aplikasi ini pun digunakan sebagai sarana komunikasi antara mahasiswa dan dosen walinya, baik untuk kegiatan perwalian, konsultasi akademik, maupun hal-hal lain diluar proses pembelajaran," ujarnya dalam kegiatan sosialisasi pengenalan lingkungan kampus dengan Ikatan Orangtua Mahasiswa (Ikoma) Tahun Akademik 2020/2021 melalui YouTube, Senin (12/10/2020).

SIAP ini, lanjut Agus, digunakan untuk proses penjadwalan perkuliahan, memonitor kehadiran dosen dan mahasiwa, termasuk untuk mengimput nilai mata kuliah yang hanya mampu diakses oleh dosen pengampu dari mata kuliah masing-masing.

Nilai yang telah diinput selanjutnya akan dapat dilihat oleh para mahasiswa melalui perangkat gawainya masing-masing.

"Aplikasi ini selain dapat digunakan oleh para dosen dan mahasiswa, tetapi juga dapat diakses oleh setiap orang tua mahasiswa, untuk misalkan mengetahui absensi putra-putrinya, mata kuliah apa saja yang sedang ditempuh, jadwal perkuliahan, termasuk capaian nilai ujian tengah atau akhir semester dari para mahasiswa. Sehingga seluruh aktivitas akademik para mahasiswa betul-betul terpantau," ucapnya.

Agus menjelaskan, dalam hal pengelolaan pembayaran keuangan, Politeknik Pos Indonesia pun sudah dilakukan dengan berbasis virtual account, bekerja sama dengan Bank BNI.

Selain itu, sistem layanan informasi pembiayaan tersebut, akan terintegrasi dengan aplikasi kecerdasan buatan bernama Iteung atau IT service utility integrated.

Sehingga melalui aplikasi tersebut, para orang tua dapat mengetahui informasi keuangan para mahasiswa.

Agus menambahkan, sebagai upaya penyaluran kompetensi para mahasiswa, Politeknik Pos Indonesia telah bekerja sama dengan sejumlah BUMN di Tanah Air dan perusahan berskala nasional yang telah menjadi mitra selama ini, baik untuk proses pemagangan kerja maupun rekrutmen lulusan, di antarnya melalui Forum Human Capital Indonesia, termasuk PT Pos Indonesia (Persero) dan PT Pos Logistik.

"Perlu diketahui juga, selama para mahasiswa menjalani program internship atau pemagangan, mereka tidak akan mengikuti kegiatan perkuliahan dan akademik lainnya, kecuali membuat laporan pemagangan yang telah diikuti. Hal ini sesuai dengan program kurikulum merdeka belajar yang diinstruksikan Kemendikbud. Apalagi program kurikulum merdeka belajar sudah diterapkan di Poltekpos sejak tahun 2001, sehingga formulasi ini sudah tidak asing bagi kami," katanya.

Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), Heriyanto, SE., MM
Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), Heriyanto, SE., MM (Tangkapan layar/Cipta Permana)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), Heriyanto, SE., MM,
mengucapkan, selamat kepada para orang tua mahasiswa atas diterimanya putra-putri mereka sebagai mahasiswa baru Politeknik Pos Indonesia tahun akademik 2020/2021.

Terlebih, menurutnya, sebagai pendidikan tinggi yang berada di bawah naungan YPBPI, Politeknik Pos Indonesia memiliki visi misi dan program yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan dunia industri saat ini.

Sehingga dia berharap, agar para mahasiswa baru dapat mengenyam berbagai ilmu dan meningkatkan komptensinya selama menjalani bangku perkuliahan di Polikteknik Pos Indonesia.

"Sebagaimana jargon dari Politeknik Pos Indonesia yaitu, Logistic Expert be Creative, be Different and Get Success, sehingga dengan melanjutkan pendidikan di Poltekpos Indonesia merupakan pilihan tepat. Maka kami mengucapkan selamat dan tetap semangat bagi mahasiswa baru untuk menjalani perkuliahan yang telah akan dimulai pekan depan," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, jadwal perkuliahan mahasiswa baru tahunaAkademik 2020/2021 di semester ganjil, kuliah paruh pertama akan dimulai pada 19 Oktober hingga 5 Desember 2020; ujian tengah semester (UTS), 7 - 18 Desember 2020; UTS susulan 28-31 Desember 2020; dan penyerahan nilai 15 Januari 2021.

Sedangkan, kuliah paruh kedua, akan dimulai 21 Desember 2020 hingga  6 Februari 2021; ujian akhir semester (UAS), 8-19 Februari 2021; UAS susulan, 1-5 Maret 2021; dan penyerahan nilai, 19 Maret 2021. (*)

dan 2) Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), Heriyanto, SE., MM paparkan terkait pengenalan lingkungan kampus kepada IKOMA Tahun Akademik 2020/2021 melalui You Tube, Senin (12/10/2020) / Cipta Permana.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved