Breaking News:

Perajin Sukaregang Tak Kehilangan Akal Saat COVID-19, Produksi Masker Kulit dan Banyak Peminatnya

DI tengah lesunya penjualan produk kulit, sejumlah perajin kulit berusaha memutar otak agar bisa bertahan. Salah satunya dengan membuat masker berbaha

TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Perajin aksesoris G-Dors Wallet Custom, Sanjay Muhammad Ahsan (32) menunjukkan masker berbahan baku kulit sapi hasil buatannya di galeri miliknya Kampung Sukaregang, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Jumat (9/10). 

DI tengah lesunya penjualan produk kulit, sejumlah perajin kulit berusaha memutar otak agar bisa bertahan. Salah satunya dengan membuat masker berbahan kulit

Penggunaan masker yang diwajibkan pemerintah di tengah wabah corona jadi salah satu peluang. Para perajin kulit di Sukaregang pun membuat inovasi.

Para perajin kulit rumahan di Kampung Sukaregang, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota banyak mendapat pesanan masket kulit.

Padahal masker tersebut awalnya hanya dibuat untuk dipakai sendiri.

"Awalnya cuma buat dipakai sendiri sama ada teman yang minta. Terus iseng-iseng saya buat.

"Setelah dipakai sama teman, ternyata banyak yang pesan," ujar perajin aksesori G-Dors Wallet Custom, Sanjay Muhammad Ahsan (32), Jumat (9/10).

Pesanan masker kulit, diakui Ahsan jadi pemasukan yang menguntungkan di saat lesunya pesanan barang yang lain.

Pasalnya selama wabah corona, pesanan kulit jadi berkurang.

"Sangat jarang pembeli yang datang ke Sukaregang. Paling mengandalkan dari jual beli online.

"Tapi itu juga tidak banyak. Sekarang bersyukur ada pesanan masker kulit," katanya.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved