Korban Keracunan Makanan di Karikil Kota Tasikmalaya Terus Bertambah, Jumlah Terkini 142 Orang

Jumlah korban keracunan makanan di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, hingga Kamis (8/10) malam sebanyak 142 orang.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titie Suryaningsari, menyebut data terakhir korban keracunan di Karikil sebanyak 142 orang.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Jumlah korban keracunan makanan di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, hingga Kamis (8/10) malam sebanyak 142 orang.

Dari jumlah itu, hampir sebagian adalah anak-anak. Warga sebelumnya menyantap nasi kuning ulang tahun salah seorang tetangga di Kampung Cilange, Rabu (7/10) sore, dan Kamis (8/10) dini hari mulai merasakan gejala keracunan makanan.

Seperti sakit perut, mual lalu muntah-muntah dan diare. Mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas Mangkubumi, Karangaanyar serta beberapa ruang kelas SD Pupsasari di belakang Puskesmas Mangkubumi yang dijadikan tempat perawatan darurat.

Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Yaris Tahun 2014-2016, Harganya Murah Mulai dari Rp 140 Jutaan

Bocoran Pernikahan Sule & Nathalie Holscher, Konsep Sederhana, Ini Sosok yang Tahu Tanggal Menikah

ISI SURAT Ridwan Kamil untuk Jokowi dan Puan, Aspirasi Buruh Jabar Sudah Bulat Tolak UU Cipta Kerja

"Jumlah terakhir yang kami catat adalah 142 orang. Kemungkinan masih bertambah lagi. Tapi alhamdulillah semua tergangani," kata Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titie Suryaningsari, di tempat perawatan darurat SD Puspasari, Kamis (8/10) sore.

Menurut Titie, meski sumber makanan yang jadi penyebab keracunan belum diketahui, namun berdasarkan dugaan sementara dari nasi kuning, bisa diprediksi jumlah penderita lebih dari 250 orang.

"Sesuai keterangan pemilik hajatan, mereka menyediakan 120 boks nasi kuning. Jika satu boks dimakan oleh dua sampai empat orang, kemungkinan jumlah korban lebih dari 250 orang," kata Titie.

Pihaknya telah menyiapkan berbagai obat-obatan termasuk sarana perawatan. Selain itu juga ditargetkan jumlah korban yang sembuh dalam dua sampai tiga hari ke depan.

"Semuanya mudah-mudahan bisa tertangani dengan baik. Yang sudah bisa berobat jalan, kami suruh pulang sambil terus dipantau perkembangannya," ujar Titie. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved